Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - PT Suri Tani Pemuka (STP), anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang memiliki lini usaha budidaya dan pemrosesan Ikan Tilapia di Danau Toba mendukung komitmen pemerintah untuk melestarikan ekosistem di sekitar Danau.
Setelah sebelumnya turut menghijaukan daerah sekitar Pematang Tigaras dan Tambun Raya, STP kembali mendorong tumbuhnya kesadaran pelestarian lingkungan kepada siswa-siswi sekolah dasar di sekitar lokasi usahanya.
Bertempat di SDN Tambun Raya, STP melatih anak-anak untuk mengenal, memanfaatkan dan menanam Toga (Tanaman Obat dan Warung Keluarga) di sekitar lingkungan sekolah melalui Pelatihan Toga yang berlangsung pada 20 Juli 2017.
Menggandeng Dinas Kesehatan Kab. SImalungun, kegiatan yang bertajuk JAPFA4Kids Go Green tersebut melatih sejumlah 40 anak dari 4 SDN di sekitar Danau Toba.
“ Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak anak-anak untuk mendukung upaya pelestarian lingkungan di lingkungan paling dekat dengan mereka, di sekolah," kata R. Artsanti Alif Head of Social Investment JAPFA dalam keterangan tertulis, Kamis 27 Juli 2017.
Selain memberikan pelatihan masih dalam ajang yang sama, JAPFA juga akan membuat kompetisi antar sekolah dalam menanam Toga di lingkungan mereka.
Kompetisi tersebut ditujukan agar sekolah berlomba-lomba untuk menanam dan merawat toga yang sudah diberikan. Selain pelatihan pengenalan Toga juga diberikan pelatihan untuk membuat pot kreatif dari sampah plastik.
“ Pelatihan tersebut selain ditujukan agar anak-anak juga memiliki kesadaran untuk memanfaatkan barang bekas untuk mengurangi sampah plastik di sekitar mereka,” jelas Artsanti. “ Pelatihan dan kompetisi ini hanya sebagai pemantik kreativitas anak-anak.”
Selain memberikan pelatihan Toga dan kompetisi penanaman antar sekolah. STP juga membagikan tas sekolah dan paket gizi untuk sekolah peserta JAPFA4Kids Go Green. Empat sekolah yang beruntung tersebut adalah SDN 091436 Tambun Raya; SDN 091437 Hutamula; SDN 091404 Parbalohan; dan SDN 095172 Saragiras.
Hal ini tentunya mendorong STP untuk menjalankan berbagai program mulai dari Kampanye GIzi JAPFA4Kids (2013), JAPFA4Kids Awards (2014), JAPFA4Kids Go Green (2015), Pelatihan Pupuk Cair Organik (2016), kemudian pada 2017 sejak januari telah dilaksanakan berbagai program mulai dari penghijauan di sekitar Daerah Tangkapan Air Danau Toba (april 2017), Program Peduli Gizi, Gerakan Kebersihan Sekolah, Pembagian TAs Sekolah dan bantuan Prasarana sekolah, Pemberitan Fasilitas Toilet, dan pembangunan Embung bagi masyarakat (Juli 2017).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya