Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cara Merawat Kulit Yang Sering Terpapar Polusi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kadar polusi semakin memburuk setiap tahunnya. Kondisi itu tentu berpengaruh terhadap kesehatan kulit. Epidermis, lapisan paling atas kulit, bekerja ekstra keras agar kulit terlindung dari paparan zat berbahaya termasuk polusi.
Namun jika berlebihan, pelindung ini terkadang gagal bekerja dengan baik. Polusi bisa menutup pori-pori kulit sehingga menyebabkan masalah kulit seperti jerawat, iritasi, penuaan dini dan lain-lain.
Polusi juga bisa merusak kolagen dan lapisan lipid pada kulit yang membuat fungsi pelindung kulit terganggu. Ditambah dehidrasi, kondisi ini bisa menjadi komplikasi bagi kulit.
Dilansir dari Times of India, berikut langkah-langkah untuk melindungi dan mengembalikan kesehatan kulit akibat kadar polusi yang semakin memburuk.
Mulai perawatan kulit lewat double cleansing dengan cara membersihkan wajah menggunakan handuk pembersih makeup atau makeup remover. Setelah itu, cuci dengan pembersih untuk menghilangkan sisa makeup, kotoran atau polusi pada kulit.
Sahabat Dream juga dapat menggunakan cleansing brush untuk membersihkan kulit. Alat ini bekerja lebih baik daripada hanya menggunakan tangan.
Penggunaannya bisa diaplikasikan hanya pada area kulit yang terdampak (topikal forms) atau diminum seperti obat (oral forms).
Antioksidan dapat membantu menetralisir kerusakan akibat radikal bebas yang disebabkan oleh polusi. Kamu juga dapat meningkatkan asupan buah jeruk, delima, berry, wortel dan teh hijau, yang kaya akan antioksidan.
Minumlah air putih yang cukup dan lakukan perawatan secara rutin sesuai jenis kulitmu. Untuk menghidrasi kulit, gunakan serum atau pelembap yang mengandung antioksidan.
Langkah tersebut akan membantu menciptakan lapisan pelindung dan menghalangi partikel kecil yang bisa masuk ke dalam kulit.
Cara terbaik untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultra violet adalah menggunakan tabir surya. Ini akan melindungi kulit dari kerusakan yang ditimbulkan sinar UV.
Tabir surya mampu menghalangi partikel-partikel asap dan mencegah bahan kimia berbahaya ini menembus ke dalam kulit.
Untuk pembersihan, kamu bisa mencampur yoghurt dengan satu sendok makan air perasan jeruk lemon dan madu. Lakukan pembersihan rutin akan membantu mengembalikan kerusakan kulit yang disebabkan oleh polusi.
Jika kulit terlalu kering, kamu bisa menggunakan cocoa butter. Ini membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi jaringan parut. Untuk menutrisi kulit, oleskan dua kali seminggu.
Kamu juga dapat menggunakan minyak zaitun, yang memiliki kandungan Vitamin E dan antioksidan tinggi yang mendorong regenerasi sel serta membantu mengurangi kerusakan kulit.
Lakukan dengan gerakan memutar terutama di malam hari untuk meremajakan kulit kusam yang disebabkan karena polusi.
(Sah, Sumber: timesofindia.indiatimes.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya