Minum Soda. (Source: Shutterstock)
Dream - Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu yang sangat dihindari karena bisa merenggut nyawa tanpa disadari. Terkadang, penyakit yang lazim disebut sakit jantung ini tidak memiliki gejala yang cukup jelas.
Orang yang memiliki penyakit kardiovasklar tidak menyadari kondisinya tubuhnya sehingga tak melakukan pencegahan sejak dini. Penyakit yang dipicu ganguan pada bagian jjantung dan pembuluh darah ini bisa muncul karena banyak faktor.
Salah satunya adalah pola makan kurang sehat. Hal tersebut bukan hanya disebabkan oleh mengonsumsi makanan tertentu. Beberapa jenis minuman juga bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti yang dilansir dari Eat This berikut ini.
Minuman soda diklaim dapat menyebabkan serangan jantung akibat kandungan gila yang tinggi.
Penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi minuman bersoda lebih dari 12 ons sehari memiliki kadar lemak darah yang abnormal dan lebih berpotensi terkena penyakit jantung.
Kopi

Minum kopi tidak semerta-merta akan membuatmu lebih berisiko terkena penyakit jantung. Hal tersebut akan terjadi jika kamu mengonsumsinya terlalu banyak.
Penelitian membuktikan bahwa minum 6 gelas kopi atau lebih setiap hari dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan meningkatkan potensi terkena penyakit jantung.
Berbeda halnya jika kamu hanya mengonsumsi segelas setiap hari. Kamu bisa mencegah penyakit kardiovaskular dengan mengonsumsi kopi secukupnya.

Orang yang mengonsumsi alkohol diklaim lebih berisiko terkena penyakit jantung dan bisa mengalami masalah kesehatan lainnya, terutama bagi wanita. Apalagi, jika kamu mengonsumsinya berlebihan.
Milkshake
Sama halnya dengan minuman soda, milkshake juga meningkatkan potensi terkena penyakit kardiovaskular akibat kandungan gula yang tinggi.
Milkshake juga mengandung lemak tinggi yang dapat memicu penyakit jantung pada beberapa orang. Konsumsilah smoothies tanpa gula agar lebih sehat.
Advertisement

Membaca Buku Sebelum Tidur Ternyata Bisa Membantu Tidur Lebih Nyenyak, Ini Alasannya


Bisakah Kesehatan Kulit Kepala Memprediksi Proses Penuaan Tubuh Secara Keseluruhan?


Benarkah Menambahkan Susu ke Teh Bisa Mengurangi Kandungan Antioksidan di Dalamnya?

Mengapa Jeruk Memiliki Banyak Varian dengan Cara Konsumsi yang Berbeda?

Cara Sukses di Tempat Kerja sebagai Introvert Tanpa Harus Berubah Menjadi Ekstrovert