Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Bayi Tabung BiotexCom (YouTube Biotex)
Dream - Virus Covid-19 benar-benar berdampak pada tiap lini kehidupan. Salah satu cerita sedih datang dari klinik bayi tabung di Ukraina BiotexCom. Klinik ini merupakan harapan dari banyak pasangan suami istri yang menginginkan buah hati dengan cara bayi tabung.
Termasuk bagi ibu yang tak bisa mengandung, karena di BiotexCom juga terkenal dengan keberhasilan program ibu pengganti (surrogacy). Pasangan yang datang ke klinik ini berasal dari berbagai negara.
Kondisi Covid-19, membuat puluhan bayi yang lahir dari ibu pengganti di Ukraina tak bisa langsung bertemu dengan orangtuanya. Pasalnya, tak boleh ada pesawat menuju dan keluar Ukraina demi menghindari penularan Covid-19.
Kebijakan tersebut dilakukan oleh pemerintah Ukraina sejak Maret 2020 lalu. Para orangtua yang berasal dari Amerika Serikat dan banyak negara di Eropa tak bisa menjemput bayi mereka di Ukraina.
© Dream
Dikutip dari CafeMom ada sekitar 51 bayi dari program ibu pengganti yang sampai saat ini masih dirawat di klinik karena tak bisa dijemput orangtuanya. BioTexCom bahkan sampai merilis rekaman bayi yang baru lahir di klinik untuk meningkatkan kesadaran publik dan berharap bisa mendesak pemerintah untuk membuat beberapa perubahan kebijakan.
Saat ini, Ukraina hanya mengizinkan orangtua masuk jika mereka menerima permintaan dari kedutaan besar di negara asal orangtua. Ukraina disebut sebagai " mata air menjanjikan" bagi pasangan yang ingin menjadi orangtua melalui ibu pengganti.
Ukraina telah menjadi pusat infertilitas yang berkembang sejak hukum ditentukan pada awal tahun 2000-an. Untuk bisa menjalani program bayi tabung atau ibu pengganti di negara ini, dana yang harus dikeluarkan sekitar US $15 ribu hingga US$17 ribu atau sekitar Rp223juta hingga Rp252 juta.
© Dream
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang