6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Wedding veil jadi fashion item penting untuk mempercantik pengantin perempuan dalam momen sakral pernikahan. Selain jadi aksesori di kepala, veil yang sudah dikenakan mempelai di masa era Yunani kuno.
Awalnya veil disebut sebagai pelindung dari godaan roh jahat buat pengantin wanita. Seiring perkembangan, model veil pun makin beragam. Mulai dari ukuran, bentuk yang cukup di bagian kepala saja hingga menjuntai ke lantai.
Buat kamu yang ingin banget pakai veil di hari spesial itu, wajib banget tahu jenis-jenis wedding veil agar terlihat serasi dengan gaun pengantin yang dikenakan.
Apa saja jenis-jenis wedding veil dan bagaimana menentukan wedding veil yang cocok?
Gaun pengantin ala retro sangat cocok dipasangkan dengan Birdcage Wedding Veil. Selain itu, desain dan detailnya terlihat bagus dipadu padankan dengan gaun pengantin gaya klasik, gaun berukuran pendek atau gaun berbentuk jumpsuit.

Shoulder Wedding Veil
Shoulder Wedding Veil memiliki potongan pendek yang ujungnya hanya menyentuh bagian atas atau tepat di pundak pengantin. Wedding veil jenis ini memberikan kesan playful namun terlihat klasik. Sehingga paling cocok dikenakan saat upacara pernikahan di siang hari.
Gaun pengantin berhias aksesori belt atau terbuka di bagian belakang sangat tepat dipasangkan dengan elbow wedding veil.
Hanya mencapai bagian siku, wedding veil ini juga cocok disandingkan dengan gaun pengantin ball gown dress karena potongan ujungnya berakhir pada bagian gaun yang mengembang.

Fingertip Wedding Veil
Wedding Veil jenis ini sangat populer. Cukup regangkan lengan ke samping dan maka ujung wedding veil akan jatuh tepat di ujung jari. Ukurannya yang sedang akan sesuai dengan berbagai gaya gaun pengantin.
Jika menginginkan wedding veil yang cukup panjang namun ingin bebas bergerak, waltz wedding veils dapat menjadi pilihan tepat. Potongannya berada di antara lutut dan pergelangan kaki, sehingga wedding veil ini memberikan kesan panjang tetapi tetap nyaman saat dikenakan.

Chapel Wedding Veil
Gaun pengantin dengan detail train pada bagian belakang tidak menghalangi pengantin untuk tetap mempermanis tampilan menggunakan wedding veil. Chapel wedding veil dapat menjadi solusinya.
Potongannya yang cukup panjangnya hingga menjuntai ke lantai akan menciptakan efek tebal yang indah.
(Sumber: Fustany.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
