Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Terry Putri
Dream - Terry Putri bakal menguncang panggung fashion Eropa dengan menampilkan karya desainnya dengan brand Territory.
Bersama Indonesia Cultural Fashion (ICF) 2016, Terry dan ketiga desainer lainnya akan menampilkan delapan busana.
Terry tidak membutuhkan waktu lama untuk mempersiapkan seluruh busananya. Hanya saja saat ini ia baru mendesain lima baju, sisanya masih dalam pengerjaan.

" Cukup cepat, memang tidak mengubah banyak desain dari yang sudah ada. Gayanya casual edgy sehingga mudah dipadupadankan. Baru jadi lima menghabiskan waktu dua sampai tiga bulan," kata Terry Putri ditemui di Kawasan Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Kamis, 17 November 2016.
Lima rancangannya sudah siap. Tiga lainnya nunggu. Terry akui, dunia fashion terus berkembang.
" Tinggal tiga nunggu sampai hari H dengan berjalannya waktu liat lagi nanti gimana," imbuhnya.

Untuk tema sendiri Terry mengambil busana comfort daily wear yang edgy. Artinya bisa dikenakan semua kalangan termasuk hijaber yang bisa leluasa mengenakan busananya tersebut.
" Gaya casual tapi edgy untuk daily wear. Si Territory intinya semua yang berhijab bisa leluasa lega beraktivitas. Bisa lari sana kemari. Bisa dipakai leluasa tapi tetap edgy," ucapnya.

Sementara untuk model, Terry sengaja membuat model yang simpel sesuai permintaan dari Amsterdam. Seperti halnya hijab. Dan untuk warna pun melakukan hal sama, ia menggunakan warna-warna kalem.
" Warnanya warna kalem. Klo bisa jangan warna yang terang. Warna soft, abu-abu, hitam, semuanya warna-warna Eropa," ungkap Terry. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya