Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Lebih dari setengah miliar tahun lalu, bumi masih berupa bola salju raksasa yang meluncur di angkasa. Gletser diklaim menyelimuti dunia hingga ke khatulistiwa.
Baru-baru ini, para ilmuwan mengklaim telah menemukan episode terakhir salju yang menutupi bumi. Diperkirakan bola salju terakhir ditemukan pada 635 juta tahun yang lampau.
" Es yang terbentuk lebih dari beberapa ribu tahun itu, meleleh tidak lebih dari 1 juta tahun," kata ahli paleobiologi di Virginia Polytechnic Institute and State University Blackburg, Shuhai Xiao.
Dilaporkan Science Magazine, dari dugaan awal, es tersebut mencair karena karbondioksida yang dipancarkan oleh gunung berapi purba. Kondisi ini diduga menciptakan efek rumah kaca dan membuat lapisan es mencair dengan cepat.
Xiao dan rekan penelitinya mengambil contoh batuan vulkanik dari provinsi Yunan, Cina. Di lokasi ini konon terdapat jenis batuan yang disebut cap carbonate, endapan unik dari batu kapur dan dolostone yang terbentuk ketika masa Bola Salju Bumi.
Dengan menggunakan perhitungan radiometrik, tim peneliti menemukan batuan vulkanik berusia 634,6 juta tahun.
Meski begitu, asumsi yang diajukan Xiao belum mewakiliki keseluruhan kondisi alam. Ahli geologi di Utah State University in Logan, Carol Dehler beralasan, Xiao hanya menunjukkan sampel dari satu lokasi.
" Perlu mencari bukti batuan vulkanik berusia kuno di belahan bumi lain. yang kira-kira `sama lazimnya dengan mencari unicorn," kata Carol.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya