Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kondisi Transplantasi Tengkorak Di Tikus (Foto: IFL Science)
Dream - Tokoh rekaan Frankenstein kerap telah menjadi kisah sepanjang waktu. Baru-baru kisah Frankenstein menginspirasi beberapa ilmuwan.
Ahli saraf dan insinyur mekanik di University of Minnesota menguji coba mentransplantasikan implan tembus pandang di bagian atas tengkorak tikus.
Pendekatan baru pada penelitian ini berharap mengetahui sifat otak manusia saat mengalami gegar otak, demensia, Alzheimer, dan Parkinson.
" Apa yang coba kami lakukan adalah melihat apakah kami dapat memvisualisasikan dan berinteraksi dengan sebagian besar otak tikus, yang disebut korteks, dalam jangka waktu yang lama," kata peneliti dari University of Minnesota, Suhasa Kodandaramaiah, dilaporkan IFL Science, Jumat, 4 April 2019.
" Teknologi ini memungkinkan kita melihat sebagian besar korteks beraksi dengan kontrol dan presisi yang belum terjadi sebelumnya," ujar dia.
Dilaporkan dalam jurnal Nature Communications, tim peneliti itu menciptakan transplantasi See-Sheel, menggunakan pemindai digital tengkorak tikus dan teknologi tiga dimensi.
Para peneliti kemudian mentransplantasikan tengkorak bagian atas yang terbuat polimer transparan ke dalam lusinan tikus selama rata-rata 92 hari.
Lebih dari 90 persen transplantasi sukses. Tubuh tikut tidak menolak implan tersebut.
Kondisi itu untuk memungkin peneliti mempelajari kondisi otaknya. (ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012