JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Dream - Baju renang yang didesain khusus untuk muslimah atau burkini kini tengah diminati para wanita di Inggris.
Mereka menyukainya karena baju renang ini menutupi semua anggota tubuh kecuali wajah, tangan serta kaki sehingga bisa melindungi dari sengatan sinar matahari.
Selain itu tingginya minat wanita Inggris juga dikarenakan baju renang ini bisa menutupi bentuk tubuh yang dianggap tidak ideal.
Dikutip dari Dailymail, Rabu 24 Desember 2014 tren burkini di Inggris ini mulai terkenal sejak seorang chef asal Australia bernama Nigella Lawson mengenakan burkini saat sedang berenang di pantai Sydney Bondi, Australia, popularitas burkini melonjak.
Setelah chef terkenal itu mengenakannya dan diliput media, burkini mulai marak dikenakan oleh semua kalangan di luar muslimah, di Inggris.
Untuk bahan sendiri, burkini di Inggris kebanyakan menggunakan Lycra dan nilon yang diimpor dari Turki dan Maroko. Sementara pabrik pembuatnya berbasis di London, bernama Modestly Active and Modestkini.
Mereka memproduksi pakaian renang sopan tersebut mulai tahun 2007 dan menikmati keuntungan berlipat sejak burkini booming baru-baru ini.
Ismail Sacranie, Direktur pemasaran perusahaan tersebut mengatakan kini 15 hingga 20 persen pelanggan mereka adalah non muslim.
Sebelum ada burkini, para muslimah menyiasati busana renang mereka dengan mengenakan legging dan t-shirt agar bentuk tubuh mereka tak terlihat jelas.
Kini, baju renang untuk muslimah tersebut ternyata tak hanya digemari muslimah, namun juga wanita dari Amerika dan Kanada yang menjadi pangsa pasar terbesar setelah Inggris. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
