Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tahu Kukus Telur/ Foto: Shutterstock
Dream - Tahu merupakan bahan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sumber protein nabati ini mudah ditemukan dan terbilang cukup murah. Biasanya, tahu diolah dengan digoreng.
Bagi kamu yang sedang ingin menurunkan berat badan, coba masak tahu dengan cara berbeda, yaitu dengan dikukus. Pasalnya, minyak goreng sangat tinggi kalori. Tahu kukus ini bisa jadi santapan nikmat dan minim kalori.
Buat saja camilan tahu ini yang dibagikan oleh Instagram @tita.novita. Kalorinya tak sampai 200 dan bikin kenyang karena kaya protein. Berikut resepnya.
Bahan-bahan:
- 2 butir telur kecil
- 1 sdt kaldu jamur
- ¼ - ½ sdt merica bubuk
- Garam secukupnya
- 1 tangkai seledri, rajang halus
- 50 gram wortel, potong dadu kecil
- 50 gram tofu telur, atau tahu biasa

- Siapkan wadah tahan panas, masukkan telur, kaldu jamur, dan merica ke dalam wadah, kemudian kocok lepas
- Tambahkan seledri dan wortel pada adonan, aduk pelan
- Masukkan tofu telur atau tahu, hancurkan menggunakan sendok, aduk pelan
- Masukkan bumbu, garam, merica dan kaldu jamur
- Kukus selama 15 menit. Angkat
- Santap tahu kukus selagi hangat, bisa untuk menu sarapan atau makan malam
View this post on Instagram
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Dream - Ayam dan tahu merupakan makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia. Keduanya dikenal sebagai asupan kaya protein yang bisa diolah dengan beragam cara.
Bisa digoreng, ditumis, dikukus hingga dipanggang. Ayam dan tahu juga sering jadi santapan pilihan untuk mereka yang sedang berdiet, karena berprotein tinggi dan sedikit lemak.
Sahabat Dream penasaran kandungan nutrisi keduanya? Mari kita bandingkan.
Ayam

Sebanyak 3 ons dada ayam mengandung sekitar 21 gram protein dan 3,5 gram lemak total per porsi. Selain itu, ayam juga mengandung zat besi pembentuk darah, zinc dan magnesium yang mendukung kekebalan tubuh dan sumber vitamin B.
“ Vitamin B membantu fungsi otak dan melawan kelelahan, dan protein mendukung massa otot yang baik,” kata Laura Iu, seorang ahli gizi profesional, dikutip dari Prevention.

Sebanyak 3 ons tahu mengandung sekitar 8 gram protein dan 4 gram lemak, kalsium, zat besi, zinc, magnesium, dan potasium. Menurut seorang ahli gizi asal California, Jessica Stamm,tahu merupakan opsi untuk mendapat asupan protein non hewani.
" Kandungan serat dalam tahu juga membantu untuk melancarkan pencernaan dan pengaturan gula darah yang tepat," ujarnya.
Ayam dan tahu mengandung protein yang juga mengandung sejumlah vitamin yang penting untuk tubuh. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ayam memang mengandung lebih banyak protein dari tahu, namun tofu mengandung semua lemak baik, yaitu lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda.
Selain itu, ayam mengandung sedikit lemak jenuh dan kolesterol, yang tidak dimiliki tahu. Ayam juga mengandung lebih banyak vitamin B dan potasium, tetapi tahu mengandung lebih banyak zinc, magnesium, zat besi, kalsium, serta serat.
Dianjurkan, Sahabat Dream bergantian mengkonsumsi ayam dan tahu dalam menu sehari-hari, agar mendapat nutrisi optimal. Hal yang juga penting adalah memasak keduanya dengan cara yang sehat. Bisa dikukus, dipanggang atau ditumis dengan sedikit minyak dan tambahkan sayuran.
Laporan: Meisya Harsa Dwipuspita
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya