Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Soraya Larasati Berbagi Tips Cara Menyiasati Baju Olahraga Agar Tak Terlihat Ketat (Foto: Muhammad Akrom Sukarya/Kapanlagi.com)
Dream - Memilih baju olahraga memang gampang-gampang susah. Koleksi baju olahraga yang banyak dijual di pasaran cenderung membentuk lekuk tubuh. Jika masih bisa menemukan yang lebih longgar, model baju itu tentu saja tak bisa dianjurkan tak dipakai para hijaber.
Kesulitan ini juga dialami aktris dan model Soraya Larasati. Berawal dari hobi nge-gym, ibu dua anak ini sempat bingung memilih busana sporty. Apalagi setelah ia memutuskan berhijab pada 2013.
" Baju-baju olahraga sebenarnya masih agak ketat. Cuma memang itu nyaman dan sesuai fungsinya," kata Soraya usai acara Press Conference Pocari Sweat Sport Science di Jakarta, Rabu 6 Februari 2019.
Bagi Soraya, busana olahraga memiliki desain khusus untuk menunjang performa. Berbeda dengan daily wear pada umumnya.
" Kalau bajunya longgar, malah jadi berat buat lari. Terus nggak menyerap keringat. Makanya pakai yang dry fit tapi nggak ketat ya, supaya gak berat," tuturnya.
© Dream
Pemain film 'Tumbal Jailangkung' itu menyarankan untuk memilih warna hitam. Siluet warna gelap mampu menyamarkan lekuk tubuh.
" Karena kalau warna hitam itu kan nyaru. Nggak kelihatan banget bentuk tubuh. Aku pribadi seneng yang gelap meski di Indonesia sebenarnya panas ya," kata Soraya.

Dia juga menyarankan agar hijaber tak lupa memilih sepatu yang tepat. Untuk berlari, tidak dianjurkan untuk memakai sepatu baru. Hal ini dilakukan agar kaki tidak mudah lecet.
" Pakai yang udah sering dipakai dan nyaman. Kalau sepatu itu harus ada jarak beberapa ratus kilometer dulu agar fit dengan kaki," imbuhnya.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya