5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Foto: Instagram.com/JoeTaslim
Dream - Warung atau toko kelontong merupakan toko kecil yang sering dijumpai di dekat rumah, pinggir jalan atau pasar.
Biasanya, di warung kelontong itu menjual beragam produk dan merek yang tidak disusun rapih karena tempat yang terbatas.
Masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan berbelanja kebutuhan harian ke warung atau toko kontong, salah satunya beli produk sampo.
Tapi biasanya susunan sampo kemasan sachet di warung berantakan dan sulit terlihat. Dicari secara kasat mata merek yang diinginkan pembeli pun sulit.
Bertujuan memudahkan konsumen mendapatkan produk sampo sesuai dengan keinginannya, Head and Shoulders meluncurkan video ‘Ayo kita Cari Pakai Mulut, Jangan Pakai Mata!' yang diperankan brand ambassador Head and Shoulders, Joe Taslim sebagai penjaga warung.

Video yang berjudul 'Head & Shoulders - Ayo Kita Cari Pakai Mulut, Jangan Pakai Mata!' mengajak para pembeli untuk jangan takut salah menyebutkan Head & Shoulders meski kerap salah dalam penyebutan.
Video ini berhasil meraih lebih dari 2,5 juta penonton di Youtube dan mendapatkan respons positif dari para penontonnya.
“ Kocak parah sih ini, sampai bela-belain nyari iklannya..haha!” – Arief Sugiharto
“ Iklan anti skip” – hanif taftiyan
“ Pesannya: Kalo mau beli shampoo H&S, ngomong aja ama abang warungnya. Salah-salah penyebutan dikit gak apa2, abang warungnya ngerti kok” – FridayRide.
Lewat komentar positif dari para penontonnya membuktikan, konsumennya sudah dapat memahami bahwa Head & Shoulders memberikan kebebasan dalam penyebutan mereknya dengan cara apapun. Juga mencari samponya Joe Taslim pakai Mulut jangan pakai Mata.
“ ini sekuel dari video bloopers Joe Taslim yang viral beberapa waktu lalu, karena Joe salah menyebutkan nama brand shampoo, lalu kami membuat video kedua terbaru ini untuk memperkenalkan produk terbaru Head & Shoulders Anti Apek yang sudah dijual di pasar, minimarket/supermarket dengan kemasan botol dan sachet," kata Ovidia Nomia, Communication Director Beauty care P&G Indonesia, Sabtu, 10 November 2020 lalu.
Fokus P&G kali ini, kata dia, ingin mengedukasi konsumen untuk berani bertanya pakai Mulut, Jangan Pakai Mata jika belanja ke warung.
Terutama ketika mencari shampoo Head & Shoulders kemasan sachet. Video ini, ujarnya, terinspirasi dari insight para konsumen yang susah mencari shampoo favoritnya di antara tumpukan sachet di warung yang cukup berantakan.
" Mereka juga kesulitan atau takut untuk mengucapkan merek shampoo Head & Shoulders kepada abang warungnya," jelas Ovidia.
Jadi mulai sekarang minta sama abang warungnya dengan mencarinya pakai mulut apa saja penyebutannya, semuanya benar.
Dream - Terkadang kita tidak sempat mencuci rambut saat sedang terburu-buru untuk pergi ke sebuah acara penting. Jangankan untuk keramas, ketika bangun terlambat, seringkali kita hanya mandi seadaanya.
Dalam situasi darurat seperti itu, kamu tak lagi sempat memikirkan penampilan. Yang biasa dilakukan adalah berdandan semaksimal mungkin tanpa harus membuat penampilan kamu jadi bahan perbincangan orang lain.
Di sinilah dry shampoo digunakan untuk menyelamatkan rambut berminyak. Cukup, beberapa kali semprotan, bisa mengubah rambut berantakan menjadi halus dan harum.
Tapi, perlu Sahabat Dream tahu bahwa penggunaan dry shampoo ini dapat menyebabkan peradangan kulit kepala karena sifatnya yang cenderung menyerap minyak di rambut.
Diketahui, dry shampoo mengandung zat tepung dan alkohol yang keduanya dikenal dapat mengeringkan rambut secara berlebihan. Jika terlalu sering digunakan, rambut kamu bisa jadi kusam, lemah, dan mudah patah.
Dalam hal ini, menyemprotkan sampo kering terlalu sering pada akar rambut dapat menyebabkan penumpukan produk di kulit kepala.

© © Shutterstock
Ini dapat menyumbat pori-pori di kulit kepala kamu atau menyebabkan jenis infeksi bakteri atau jamur di folikel rambut.
(Sah, Laporan: Cindy Azari, Sumber: Miss Kyra)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?