Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Kolesterol tinggi yang menggumpal dapat menempel pada dinding arteri. Hal ini menyebabkan aliran darah ke organ vital dapat terganggu yang bisa berakibat fatal seperti serangan jantung atau stroke.
Secara alami, kolesterol dalam sel tubuh sebetulnya memiliki manfaat. Namun terlalu banyak kolesterol dalam darah akan berbahaya.
Faktor gaya hidup juga berkontribusi besar terhadap kadar kolesterol yang tinggi. Termasuk terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh hingga jarang berolahraga.
Badan amal kolesterol, Heart UK mengklarifikasi bahwa mengkonsumsi makanan yang memiliki banyak lemak jenuh mengubah cara kerja hati dalam menangani kolesterol.
Penelitian menunjukkan bahwa lemak jenuh dapat menghentikan reseptor hati sehingga tidak bekerja dengan baik. Dan hal ini yang menyebabkan kolesterol menumpuk didalam darah.

Makanan yang termasuk dalam tinggi lemak jenuh diantaranya susu, keju, coklat putih, daging domba, burger, daging asap, dan kebab.
Selain itu mentega, margarin, lemak angsa, minyak kelapa, dan krim harus dikonsumsi dalam jumlah yang sedang.
Health UK memberikan beberapa makanan alternatif yang lebih sehat.
Untuk coklat susu dapat diganti dengan cokelat hitam, kacang-kacangan atau biji-bijian.
Untuk memasak, ganti mentega dengan dengan minyak zaitun.
Untuk hidangan besar seperti daging daat diganti dengan ikan.
Biasanya kolesterol tinggi hanya dapat diketahui jika sudah melakukan cek darah. Dengan melakukan cek darah, akan dapat diketahui kadar kolesterol.
Kolesterol baik adalah high-density lipoprotein (HDL), dan untuk kolesterol buruk adalah non-HDL. Dimana kolesterol buruk akan kembali ke hati kemudian dipecah dan dikeluarkan dari tubuh.
(Sumber: express.co.uk)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?