Di Balik Kemungilan `Temiko`

Reporter : Kusmiyati
Rabu, 30 April 2014 15:23
Di Balik Kemungilan `Temiko`
Karyanya yang berlabel 'Temiko' mampu merebut hati para wanita yang haus akan fesyen muslimah.

Seiring berkembangnya dunia fesyen muslimah di Tanah Air membuat busana rancangan Temi Sumarlin makin digilai. Karyanya yang berlabel 'Temiko' mampu merebut hati para wanita yang haus akan fesyen muslimah. Debut pertama Temiko menghadirkan koleksi 'Fun dan Playfull'.

Sesuai ciri khasnya yang simpel dengan potongan modern, elegan dan tetap syar'i. " Karena saya suka sesuatu yang simple tapi tetap dalam kaidah syar'i," kata Temi Sumarlin ditemui Dream.co.id di ruang kerjanya, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu 30 April 2014.

Label Temiko yang berdiri sejak 2002, berawal dari desain baju umum. Bukan khusus muslimah. Banting stir ini terjadi saat Temi memutuskan untuk berhijab sekitar 2009. " Tagline Temiko pun berubah menjadi fesyen muslimah," ujar pengelola butik busana Muslimah Muse 101 di FX Lifestyle Jakarta ini.

Temiko hadir untuk para wanita yang berukuran badan mungil. Ada cerita sendiri di balik ciri khas Temiko yang satu ini. " Desain yang saya buat memang ukuran mungil sesuai dengan badan saya," canda Temi. Namun bukan berarti wanita berpostur di luar itu tak bisa mencicipi karya wanita pemilik Scarf Store Jakarta ini. Di luar itu juga tersedia.

Temi akui, sulitnya wanita berpostur mungil menemukan busana yang cocok dan trendi. Perlu upaya ekstra untuk mengecilkan lagi busana dengan desain yang sudah cocok di mata. Maka itu, " Temiko hadir untuk membantu mereka," sumringah wanita yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Scarf.

Material yang digunakan Temiko terbilang cukup nyaman seperti katun, silk, satin dan chiffon. Bagi Temi, fesyen itu harus nyaman dulu. " Percuma kalau ikut tren tapi tidak nyaman. Model baju si A belum tentu cocok untuk si B, jadi yang terpenting itu nyaman," ungkapnya.

Beri Komentar