Rabu, 21 Oktober 2026 Cari

Ekstrakurikuler Sangat Dibutuhkan Anak, Karena...

Reporter : Mutia Nugraheni
Kamis, 12 Januari 2017 20:00
Ekstrakurikuler Sangat Dibutuhkan Anak, Karena...
"Dalam memilih ekstrakurikuler biarkan anak menentukan sendiri dan pastikan sesuai dengan minatnya".

Dream - Sisi akademik jadi modal penting bagi anak untuk menghadapi masa depannya. Tapi sisi non akademik juga sama pentingnya agar anak memiliki kehidupan yang seimbang dan
berkembang jadi pribadi yang matang.

Salah satu cara untuk menyeimbangkan stimulasi akademik dan non akademik adalah dengan mengikutsertakannya pada kegiatan ekstrakurikuler. Anak-anak yang terlibat aktif dalam
ekstrakurikuler cenderung memiliki kemampuan sosial yang lebih baik. Mereka juga cenderung lebih percaya diri.

" Dalam memilih ekstrakurikuler biarkan anak menentukan sendiri dan pastikan sesuai dengan minat anak. Orangtua tak perlu memaksanya," ujar Allan Rey, seorang psikolog anak, asal
Brisbane, Australia.

Banyak sekali efek positif dari ekstrakurikuler yang diikuti anak. Ingin tahu apa saja?

1. Motivasi menghadapi hari
Setumpuk pekerjaan rumah dari guru, jadwal ulangan yang berderet atau kemacetan menuju sekolah. Pasti ada kalanya anak sangat jenuh menghadapi hari-harinya di sekolah.
Ekstrakurikuler ini bisa tetap menjaga motivasinya untuk bersekolah. Pastinya anak akan menemukan kegiatan, teman-teman dan tantangan baru di ekstrakurikuler yang diikutinya.

Apalagi jika anak tak terlalu menonjol di bidang akademik, dan ternyata sangat andal di ekstrakurikulernya. Bisa jadi pertimbangan untuk menyalurkan minat dan bakatnya. Hal yang paling penting adalah menjaga keseimbangan keduanya dengan membagi waktu secara proporsional.

2. Menyeimbangkan aktivitasnya
Di sekolah ia cenderung banyak di kelas, mendengarkan guru dan kurang aktivitas fisik. Mungkin bisa memilih ekstrakurikuler olahraga yang banyak menuntut aktivitas fisik. Bisa juga
mengikuti ekstrakurikuler seni untuk menyeimbangkan stimulasi otak kirinya.

" Akan sangat baik memilih ekstrakurikuler yang bisa menyeimbangkan aktivitas dan kognitif anak," kata Allan

3. Mengasah kemampuan manajemen dan kepimpinannya
Dengan mengikuti ekstrakurikuler, anak juga akan belajar mengatur waktu dan berorganisasi. Ia akan belajar mendengarkan orang lain dan membuat keputusan. Apalagi jika dalam
ekstrakurikuler tersebut anak dituntut jadi pemimpin. Bisa pemimpin regu atau tim.

" Salah satu cara efektif melatih kepimpinan anak adalah mengikutkannya dalam sebuah klub atau organisasi. Dalam organisasi anak belajar mengutarakan pendapat, membuat pertimbangan, dan hal itu bisa mengasah kemampuan bersosialisasinya serta kepimpinannya," ujar Allan

Sumber: AHA Parenting

 

Beri Komentar
Jangan Lewatkan
More