Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Pixabay)
Dream - Cahaya biru dari ponsel dan laptop disebut dapat mempercepat kebutaan. Temuan tersebut dipublikasikan dalam laporan ilmiah pada 5 Juli 2018 lalu oleh para ilmuwan University of Toledo, Ohio, Amerika Serikat (AS) .
Dikutip dari CNet, para ilmuwan itu menyimpulkan jika paparan sinar biru dari ponsel, tablet, dan televisi dalam jangka waktu lama dapat merusak penglihatan dan menghasilkan molekul beracun di sel-sel peka cahaya mata.
Dalam studi tersebut, para peneliti menguji sel hidup untuk menghadapi berbagai jenis cahaya. Mereka menemukan exposure cahaya biru memicu `reaksi yang menghasilkan kimia beracun di sel fotoreseptor`, sel di retina untuk merespon cahaya.
" Jika Anda melihat jumlah cahaya yang keluar dari ponsel, itu tidak besar, masih dalam toleransi," kata asisten profesor tamu di Fakultas Kimia dan Biokima, University of Toledo, John Payton.
" Beberapa perusahaan ponsel menambahkan penyaring cahaya biru di layarnya, dan aku rasa itu ide yang bagus," ujar dia menambahkan.
Kelainan mata seperti degenerasi makula disebabkan karena sensitivas sel di retina. Penyakit ini berhubungan dengan umur dan menyebabkan kebutaan.
Saat ini diperkirakan, 11 juta orang di AS memiliki masalah degenerasi makula. Data itu didapat dari Brightfocus Foundation, organisasi nirlaba.
Peneliti dan asisten profesor di University of Toledo, Ajith Karunarathne, mengatakan, orang-orang seharusnya mengenakan kacamata yang dapat menyaring ultraviolet dan cahaya biru saat menjalankan ponsel, laptop, dan gawai di dalam ruangan gelap.
Pilihan lain yaitu menjaga mata termasuk menggunakan kacamata dengan lensa warna amber atau oranye untuk menghalangi cahaya biru.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya