JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Syariah Hotel Solo (Sumber: Www.syariahhotelsolo.com)
Dream - Kendati telah menjadi hotel syariah terbesar di Indonesia, tak lantas membuat Hotel Syariah Solo berpuas diri begitu saja.
Hotel milik Tommy Soeharto tersebut mencoba mengokohkan diri sebagai hotel syariah dengan mengajukan pendaftaran kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) untuk melakukan audit sistem jaminan mutu halal.
General Manager Syariah Hotel Solo (SHS), Purwanto Yudhonagoro menjelaskan, pendaftaran telah diajukan pada Senin, 10 Agustus 2015. Manajemen mengaku tidak ingin sekadar mengejar legalitas atau sertifikasi sebagai bisnis hotel secara konvensional. Namun ingin legalitas atau sertifikasi atas prinsip kesyariahan.
Sertifikasi halal nantinya dapat menjadi bekal manajemen SHS untuk dapat membentuk Dewan Syariah.
" Delapan bulan lalu kami telah memiliki sertifikasi hotel konvensional, yakni hotel berstandard bintang 4. Kali ini kami berkomitmen untuk mendapatkan sertifikasi prinsip syariah. Salah satunya terletak pada sistem jaminan mutu kehalalan produk," terang Purwanto.
Sementara itu, Sekretaris LPPOM MUI Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Izzudin mengatakan pihaknya mengapresiasi positif keberadaan SHS selama lebih dari setahun ini.
Menurutnya, kesiapan SHS untuk dilakukan audit Sistem Jaminan Mutu halal sudah cukup baik. Meski masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi.
" Hasil proses audit sudah kami dapatkan. Selanjutnya akan kami bahas bersama pengurus MUI Jateng untuk mendapatkan keputusan final. Namun kami mengimbau manajemen untuk melengkapi dokumen, membuat SOP, dokumentasi, termasuk kronologi hingga penelusuran kasus secara tertulis," ujarnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun