JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ilustrasi (tjcnewspaper.com)
Dream - Celana sobek terkadang malah menjadi gaya. Model ini disebut dengan ripped jeans. Dan banyak orang, baik pria maupun wanita, gandrung dengan tren busana ini.
Namun, banyak juga yang alergi. Mereka yang tak suka lebih memilih celana atau item fesyen sempurna. Sehingga apabila ada celana sobek akan ditambal, atau bahkan membuangnya.
Tapi bagi Anda yang suka dengan pakaian sempurna, jangan khawatir. Sekarang tak lagi harus repot mencari tukang jahit untuk menambal busana yang sobek. Apalagi sampai membuangnya.
Sebab, tim peneliti di Huck Institutes of the Life Science, Amerika Serikat, bisa “ menyulap” kain sobek menjadi kembali mulus. Tanpa “ cacat”.
Dilansir Dream dari salon.com, pada September tahun lalu, para ilmuwan di Pensylvania itu menemukan zat protein dalam 'squid ring teeth.' Zat ini dapat mengubah cairan menjadi padat dengan adanya campuran air.
Melalui pengujian bahan karet, para ilmuwan ini menggunakan bakteri sebagai media untuk memperbaiki kain.
Bahan karet yang sudah terbelah menjadi dua kembali menyatu dengan cairan dan air yang bersuhu 45 derajat celcius.
Tetapi belum dipastikan apakah cairan ini cocok untuk digunakan untuk berbagai jenis kain.
" Kami sedang berusaha mencari cara untuk membuat kain yang bisa memperbaiki diri sendiri dengan menggunakan bahan kain konvensional," katanya kepada Salon.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
