Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kari Ayam/ Foto: Shutterstock
Dream - Menu kari merupakan hidangan yang berasal dari India. Di Indonesia, sajian kari tentunya sudah dimodifikasi dengan rempah khas nusantara.
Salah satu varian kari yang disukai banyak orang adalah kari ayam. Biasanya, kari dibuat dengan versi gurih dan manis.
Bagi kamu penyuka pedas, buat saja versi yang pedas. Pastinya bikin nafsu makan. Berikut resepnya.
Bahan:
- 500 gram ayam
- 250 ml santan kental
- 2 batang serai
- 2 cm lengkuas
- 3 lembar daun jeruk
- 2 lembar daun salam
- Minyak untuk menumis
- 750 ml air
- Garam dan kaldu jamur secukupnya
- Cabai rawit secukupnya
- 7 butir bawang merah
- 5 siung bawang putih
- 1/2 sdm ketumbar
- 1/2 sdt merica
- 1 ruas jahe
- 2 buah cabai merah
- 8 buah cabai rawit atau sesuai selera
- 3 buah kemiri
- 1/2 cm kunyit
- 1/2 sdt jinten

Cara membuat:
- Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daun jeruk, lengkuas, daun salam, dan serai. Aduk rata
- Masukkan ayam yang sudah dicuci bersih
- Tambahkan air dan cabai rawit. Masak hingga ayam setengah matang
- Beri sisa bumbu dan santan
- Masak lagi sampai ayam matang
- Sajikan kari ayam hangat-hangat
Sumber: Diadona.id
Dream – Kulit ayam jadi favorit banyak orang. Biasanya diolah menjadi sate, keripik atau campuran dalam makanan lain. Tahukah Sahabat Dream kalau kulit ayam juga bisa diolah jadi minyak alami.
Dalam kulit ayam memang mengandung kelenjar minyak, yang membuatnya menjadi gurih. Nah, kamu bisa mengeluarkan minyak tersebut kemudian menggunakannya untuk menumis atau campuran makanan balita karena mengandung protein dan lemak tinggi.

Untuk membuatnya sangat mudah. Akun Instagram @shaquilleraqilla membagikan caranya. Sahabat Dream mungkin juga ingin membuatnya di rumah. Berikut langkah-langkahnya.
- Kulit ayam 400 hingga 500 gram yang sudah dicuci bersih
- Taruh kulit ayam dalam wajan antilengket dan aduk perlahan
- Hangatkan dengan api kecil dan lakukan hingga minyak dari kulit keluar
- Lakukan hingga kulit ayam kering
- Jika sudah dirasa cukup banyak minyak yang keluar, tuang dalam wadah
- Untuk 500 gram kulit ayam bisa menghasilkan sekitar 200 ml minyak
View this post on Instagram
Laporan : Siti Sarah Al Hafizd
Buat kamu yang berjualan makanan atau suka memesan makanan secara online, bisa tengok ManisdanSedap.com. Selain membantu penggemar kuliner menemukan dan memesan beragam menu favorit, platform ini juga membantu para pemilik UMKM untuk menampilkan jualan mereka sebagai 'etalase'.
Lengkap dengan tombol pembelian langsung menuju ke nomor whatsapp Seller, pembeli dapat berinteraksi dengan Seller dan melakukan transaksi terpisah dari platform. Yuk, bikin usaha kuliner rumahanmu makin dikenal dengan ikutan gabung ke ManisdanSedap.com!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya