Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Youtube/NIVEA Indonesia
Setiap orang terlahir dengan potensi masing-masing yang unik. Sayangnya, masih banyak yang menganggap keunikan tersebut sebagai kekurangan yang bikin jadi nggak percaya diri. Hal yang sama terjadi pada Amanda Farliany. Menyandang disabilitas pendengaran sejak lahir, pandangan orang lain yang mengasihaninya justru membuat perempuan ini minder. Untungnya, ia berhasil membuktikan kekurangan bukan batasan.
Peran Ibu yang Sangat Besar
Disabilitas pendengaran yang dialami oleh Amanda baru diketahui orangtuanya di usia 6 bulan. Vonis tuna rungu sempat memukul hati sang ibu, tapi nggak membuatnya putus asa. Selain dimasukkan ke Sekolah Luar Biasa (SLB), sang mama membiasakan Amanda untuk melakukan semua hal layaknya anak normal hingga bisa berkomunikasi dengan lawan bicaranya, dengan atau tanpa bantuan alat dengar.
Sempat Mendapat Bully

Dipindah ke sekolah biasa saat SMP, Amanda mulai merasa kalau dirinya berbeda dengan teman-temannya, bahkan nggak sedikit yang mengejeknya terutama mimpinya untuk menjadi model. Walau sempat membuatnya minder dan tertutup, ia kemudian menerima semua komentar negatif tersebut dengan senyum.
Untungnya, semangat dan keyakinan Amanda nggak pernah surut. Lewat kemauan dan keyakinan dirinya, ia tampil percaya diri di depan juri dan menyingkirkan belasan ribu orang saat terpilih sebagai juara majalah remaja ternama di tahun 1999. Prestasinya ini membuka jalan baginya untuk terjun sebagai model, pemain sinetron, hingga bintang video klip.
Menginspirasi Banyak Orang

Walaupun sudah vakum dari dunia entertainment karena ingin fokus membesarkan 3 anak perempuannya, Amanda tetap dikenal banyak orang berkat semangatnya melawan keterbatasan. Ia pun terus membagikan inspirasi lewat media sosial, misalnya mengunggah video tentang cara berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat bisindo, hingga mengenai dirinya yang kini lebih senang disebut tuli ketimbang tuna rungu.
Kakak kandung dari Rany Ramadhani ini pun tak ingin dikasihani dan membuktikan kemampuannya melakukan apa saja. Mulai dari mengasuh anak yang cantik-cantik, memasak, bahkan menyetir mobil. Tak ingin dipandang sebelah mata, Amanda berhasil membuktikan ketangguhannya dan membuktikan jika setiap orang itu setara.
Kini, Amanda telah menunjukkan potensinya sebagai Youtuber tuli dan motivator. Buat yang masih penasaran dengan ceritanya, tonton video selengkapnya di sini dan dorong diri untuk jadi Extra Women.
Selain penting meningkatkan percaya diri dalam mengejar mimpi, jangan lupa juga untuk selalu #ExtraCare terhadap diri sendiri. Awali lewat langkah sederhana, misalnya dengan melakukan perawatan menggunakan NIVEA Extra White Radiant & Smooth dan NIVEA Extra White Body Serum Care & Protect.

Kedua produk body serum dari NIVEA ini memiliki kandungan kemurnian 95% vitamin C dan UV Filter yang dapat memberikan perlindungan ekstra dan kenyamanan pada kulit saat menjalani aktivitas sehari-hari. Kini nggak ada lagi kata minder karena kamu sudah #ExtraCare pada diri sendiri.
Saatnya berjuang ekstra meraih mimpi tanpa peduli apapun kekuranganmu! (adv/eth)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya