6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bagaimana Jadinya Yamaha R15 "disulap" Jadi Motor Keren Seharga Rp2 Miliar? (Foto: Yamaha Indonesia)
Dream – Sepeda motor BMW Motorrad berhasil menjadi pusat perhatian dengan menghadirkan BMW HP4 Race. Sepeda motor ini memiliki tampilan dan performa yang oke punya.
Saking cangihnya dan diproduksi sangat terbatas, hanya ada 750 unit, kuda besi ini dilepas dengan harga Rp2 miliar.
Dilansir dari Otosia, Kamis 20 September 2018, BMW HP4 Race hanya ada satu unit di Indonesia. Karena jumlahnya terbatas dan harganya mahal, kemungkinan untuk memiliki sepeda motor ini terbilang cukup sulit.

Padahal, desainnya terbilang cukup eksotis. BMW HP4 Race didominasi warna putih yang berpadu dengan merah dan biru khas BMW. Lubang fairing motor ini mirip dengan insang ikan hiu.
Pesona inilah yang membuat pemilik LeeAT Motor, Mr. Tuan, tergoda untuk memodifikasi sepeda motor hingga mirip BMW HP4 Race. Dia mengubah tampilan YZF R-15 serupa dengan BMW HP4 Race. Motor modifikasi itu diberi nama R15 HP4 Race.

Sektor depannya dibuat identik dengan BMW HP4 Race yang tidak memiliki headlamp. Selain itu, ada air intake besar, tepat di bawah windshield. Suspensinya juga menggunakan up side keluaran Ohlins. Bagian belakangnya diadopsi dari BMW HP4 standar. Sektor ini ditopang oleh monoshock swing arm keluaran Ohlins yang bersanding dengan knalpot Akrapovic.
Untuk menyulap motor Yamaha menjadi motor BMW, LeeAT Motor menghabiskan biaya 30 juta dong Vietnam (Rp19 jutaan).
Begini hasilnya. Mirip dengan aslinya?

Dream – Kita semua tahu bahan bakar untuk kendaraan bermotor itu bahan bakar minyak (BBM), bahan bakar gas (BBG), dan tenaga listrik. Bahan bakar ini akan memacu kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor, untuk melaju.
Tapi ada hal unik yang dilakukan seorang biker saat mengebut dengan motor lawasnya.
Biker itu menunggangi sepeda motor Yamaha lawas XS650. Denga bahan bakar bukan minyak, sepeda motor itu bisa digeber sampai kecepatan 182 km per jam. Melesat lebih cepat dari prediksi 154 km per jam.
Dilansir Drivespark, Kamis 6 September 2018, bahan bakar yang dimaksud adalah vodka—sejenis minuman keras (miras).
“ Kami berhasil. Hasilnya belum resmi, tapi kami bisa memecahkan rekor dengan rata-rata kecepatan 113 meter per jam,” kata pemilik Montgomery Distillery—perusahaan penghasil miras, Ryan Montgomery.
Pria berusia 41 tahun ini bersama istri dan rekan-rekannya membuat bahan bakar alternatif dengan miras ini. Tapi, vodka yang diciptakan tidak untuk diminum karena harus disuling berkali-kali.

Dengan penyulingan ini, Ryan mendapatkan bahan bakar yang spesial sebanyak 40 liter.
Sekadar informasi, dia bersama teman-temannya membuat proyek sepeda motor dengan nama Sudden Wisdom. Proyek ini memakan biaya US$5 ribu (Rp74,78 juta).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
