Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram.com/khanaan_official
Dream - Tren 'makeup no makeup' makin digemari para wanita. Kini pemakaian skincare pun jadi lebih penting untuk penampilan wajah flawless dan glowing.
Tak hanya memengaruhi dunia kecantikan, tren ini ini juga mulai merambah fashion.
Dua desainer Indonesia, Rama Dauhan dan Khanaan berkolaborasi dengan Crystallure by Wardah membuat koleksi bertema besar ‘Dazzle in Gold’.
“ Kami ingin memperkenalkan kembali Crystallure dengan menjalankan campaign Wardah Fashion Journey dan berkolaborasi bersama dua desainer untuk menginterpretasikan produk yang baru diluncurkan dua hari lalu dengan tema Dazzle in Gold,” kata Elsa Maharani, PR Manager Wardah di Senayan City, di JFW 2020, Jumat, 25 Oktober 2019.

Khanaan, Rama Dauhan, & Elsa Maharani di JFW 2020/Foto: Dream-Cynthia
Rama dan Khanaan akan menampilkan 38 look dengan tema berbeda dengan judul Nurani serta Sedasa.
“ Nanti saya akan menampilkan 18 look bertema Nurani. Melambangkan sesuatu yang pure dan precious. Koleksinya akan memakai warna putih dan emas. Banyak banget detail payet emas putih, memakai aksesori dan berbagai jenis bahan,” ungkap Rama.
Kolaborasi ini juga bertepatan dengan perayaan 10 tahun Khanaan di dunia fashion. Oleh karena itu, ia menampilkan 20 look bertajuk ’Sedasa’ yang berarti ‘sepuluh’ dalam bahasa Jawa.
“ Aku selalu ingin bikin batik yang earth tone, tapi gimana caranya menginterpretasikan Crystallure ke dalam desain. Akhirnya aku taruh sebagai aksen di koleksi ini. Detail goldnya lebih kuat dan bermain dengan embroidery,” tuturnya.
Keseluruhan koleksi dipadukan dengan makeup flawless dan healthy glowing, sehingga makeupnya tidak terlalu tebal.
Dream - Tiga desainer terkemuka menutup hari kedua Jakarta Fashion Week (JFW) 2020 di panggung kolaborasi Daliatex pada Rabu, 23 Oktober 2019.
Perusahaan tekstil terkemuka itu menggandeng desainer Barli Asmara, Restu Anggraini dan KAMI dalam menampilkan koleksi yang memakai bahan dari Daliatex.
" Setiap desainer punya kain andalan masing-masing, mulai dari polyester sampai lace," kata Devina Unjoto, Marketing Executive PT Daliatex Kusuma di Senayan City, Jakarta Pusat, Rabu 23 Oktober 2019.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Pertunjukan dibuka oleh KAMI yang mengolah kain perca dengan teknik jahitan tradisional Korea, yaitu Pojagi. Bertajuk 'Jana', kain perca bernuansa earthy tone dilebur menjadi outfit bernuansa hangat.
" Ada nilai memori dan recycle karena memakai kain bekas yang sudah bertahun-tahun dipakai sehingga punya nilai sejarah dan fungsi yang baru," tutur Nadya Karina, Creative Director KAMI.
Barli Asmara menyusul dengan gebrakan baru lewat lini Asmara. Ia meluncurkan koleksi busana dari ukuran S - XL untuk berbagai karakter tubuh.

(Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream)
Sejumlah model plus size ikut melenggang penuh percaya diri. Koleksi didominasi oleh bahan tekstil lace dengan sentuhan klasik dan elegan khas Barli Asmara.
" Koleksinya bisa dipakai untuk wanita dengan semua jenis tubuh dengan harga terjangkau," kata Barli.
Tak mau kalah, Restu Anggraini membawa koleksi busana muslim bertema kultur Borneo. Motif dan ornamen Dayak diterjemahkan ke dalam potongan dan warna-warna feminin.
" Kali ini aku bikin motif baru dari suku Dayak. Memakai bahan polyester yang adem dan tidak mudah kusut," tutur Etu, sapaannya.

(Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream)
Gaun cantik berpotongan loose mendominasi koleksi Etu seperti biasa. Kali ini ia bermain dengan aksen layering memakai hijab scarf yang dipakai sebagai outer dan aksen tambahan.
Hijab juga dilengkapi dengan headband yang dibentuk menyerupai headpiece khas Borneo. Warna netral seperti putih, beige, cokelat dan baby pink membuat koleksi terlihat semakin romantis.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya