Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Melihat tingginya animo masyarakat Indonesia terhadap busana muslimah, Zalora kembali meluncurkan koleksi terbaru. Zalora bahkan menggandeng tiga desainer cantik busana muslimah kenamaan Indonesia sekaligus.
Ria Miranda, Jenahara dan Restu Anggraeni atau Etu menghadirkan secara ekslusif lebih dari ratusan koleksi 'Spring 2015'.
" Koleksi terbaru ini memang hanya ada di sini, karena masing-masing dari kami merancangnya secara ekslusif untuk pelanggan setia Zalora Indonesia," kata Ria Miranda kepada Dream.co.id saat ditemui di kawasan Sudirman, Jakarta, 17 Februari 2015.
Koleksi yang ditampilkan tidak terlepas dari ciri khas masing-masing desainer. Ria memperkenalkan busana pastel keseharian dan Jenahara mengambil tema natural sedikit edgy dengan warna alam. Sementara Etu mengkhususkan desain untuk para pekerja kantoran.
" Kami tetap pada karakter masing-masing. Kalau saya sendiri lebih banyak meriset keinginan pelanggan Zalora itu seperti apa. Di Zalora ini lebih ke pakaian sehari-hari yang nyaman, bisa di mix and match dengan mudah. Kita semua berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan," tutur Ria.
Menurut Managing Director Buying Zalora Indonesia, Anthony Fung, permintaan busana muslimah memasuki tahun ketiga ini memang mengalami peningkatan.
" Kami mempersembahkan koleksi busana muslimah ini dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar fashion muslim yang semakin tinggi dari tahun ke tahun. Dengan kreativitas tinggi kami berusaha menciptakan ragam busana dan kreasi baru," ujar Anthony.
Sependapat Anthony, Etu mengakui kebutuhan wanita, terutama kaum hijaber, terhadap fesyen selalu meningkat. Maklum saja, industri busana muslim sendiri memiliki nilai hingga US$ 224 miliar dan Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi besar untuk mengembangkannya.
Koleksi ketiga desainer hijab ini dibandrol dengan kisaran harga antara Rp 299 ribu sampai Rp 699 ribu.
" Kami berharap koleksi terbaru ini bisa diterima di masyarakat seperti halnya yang sebelumnya. Amin, bismillah," harap Ria.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya