Kompetisi, Cara Regenerasi Fesyen Indonesia

Reporter : Kusmiyati
Kamis, 15 Januari 2015 16:30
Kompetisi, Cara Regenerasi Fesyen Indonesia
Untuk menjaring generasi penerus dunia fesyen Indonesia Fashion Week (IFW) menghadirkan program "Indonesia Fashion Design Competition (IFDC) 2015".

Dream - Industri fesyen terus mengalami perkembangan, desainer baru pun mulai bermunculan. Untuk menjaring generasi penerus dunia fesyen Indonesia Fashion Week (IFW) menghadirkan program " Indonesia Fashion Design Competition (IFDC) 2015" .

Dalam kompetisi ini, para desainer muda ditantang membuat desain berkonten lokal inovatif sekaligus membangun bisnis mode yang solid.

Tahun ini para juri yang terdiri dari Ketua Umum Asosiasi Perancang Pengusaha Muda Indonesia (APPMI) sekaligus Steering Committee IFW, Taruna Kusmayadi dan beberapa desainer seperti Susan Budihardjo dan Chitra Subiyakto ini mengambil tema " 2015 Urban Lifestyle"

Keseluruhan warna setiap koleksi para peserta kompetisi terinspirasi dari Dulux Colour Futures 2015.

" Kami menganggap desainer baru itu harus tumbuh dan diketemukan. Melalui ajang kompetisi ini, kita bisa dengan mudah menjaring talenta baru untuk kita kembangkan menjadi desainer besar," kata Taruna saat ditemui Dream.co.id di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata Indonesia, Jakarta, Rabu 14 Januari 2015.

Dari sekitar 300 peserta yang mengikuti kompetisi ini, hari ini telah dipilih 10 finalis yang berhak memamerkan busana rancangannya dalam IFW 2015 bulan Februari mendatang.

Taruna menjelaskan kriteria penilaian ini meliputi orisinalitas atau keunikan konsep, kesesuaian dengan tema, daya jual dan daya pakai, kerapian, kesiapan brand, ketepatan pemilihan bahan, dan total appearance. Kesiapan mengikuti pameran dagang tingkat dunia juga menjadi persyarakat lomba ini.

" Dari 300 peserta disaring menjadi 30 kemudian dipilih lagi 10 finalis. Ke10 ini akan dibimbing desainer-desainer senior menuju IFW 2015 dan diharapkan lebih mendalami lagi komposisi bahan, desain, dan juga warna. Sehingga nantinya setelah kompetisi ini berakhir, mereka benar-benar siap terjun ke pasar mode," paparnya.

Selain bisa tampil di perhelatan besar IFW 2015, pemenang dari kompetisi ini akan mendapatkan beasiswa studi selama 10 bulan di sekolah mode internasional KOEFIA Academy, Roma, Italia.

" Pemenangnya akan diikutsertakan dalam pameran dagang skala internasional seperti Hong Kong Fashion Week. Dengan begitu, kesempatan untuk menjaring buyer internasional sangat terbuka lebar," tambahnya.

Tarua berharap nantinya akan semakin banyak lagi desainer muncul meramaikan industri mode nusantara dan siap tampil di mata dunia.

" Semoga nantinya generasi penerus dunia mode terus bermunculan dan siap untuk tampil unjuk gigi tidak hanya di Indonesia tetapi bisa juga di kancah Internasional," harapnya. (Ism)

Beri Komentar
5 Kiat Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Biar Nggak Gampang Sakit Bersama Tolak Angin