Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tulus (Kapanlagi)
Dream - Indonesia patut berbangga hati memiliki musisi sekelas Muhammad Tulus. Salah satu lagu ciptaannya, Pamit, dipakai seorang pesenam di kejuaraan European Figure Skating Championship 2018 di Moskow, Rusia, pada 21 Januari 2018.
Single dari album Monokrom dari penyanyi yang tenar dengan sapaan Tulus itu ini digunakan oleh atlet Dasa Grm, seorang skater dari Slovenia.
Dasa menggunakan lagu itu untuk menjadi pengiringnya selama tampil kontes. Bahkan 'Pamit' dipilih untuk diputar di awal.

Wanita 26 tahun ini terlihat sangat luwes dalam menampilkan keahliannya berseluncur. Meski sempat terjatuh dalam aksi lompatan dan memutar badan di udara.
Dasa sendiri merupakan seorang atlet skater yang cukup terkenal. Selama kariernya, dia cukup sering mengikuti perlombaan skating di dunia.
Terputarnya lagu Tulus di aksi Dasa membuat publik merasa bangga. Mereka seolah tak menyangka jika lagu tersebut cocok untuk mengiringi atraksi pemain ski.
Lalu bagaimana dengan Tulus sendiri? Pasti bangga ya!
© Dream
Dream - Sukses dengan dua album, Tulus kembalimenelurkan karya baru berupa album bertajuk Monokrom. Tulus tenyata punya alasan tersendiri mengapa memilih tema yang biasanya dipakai di dunia fashion.
" Kenapa saya memilih monokrom. Karena pada album ini ada judul lagu dengan nama yang sama, dimana yang mengartikan rasa ucap terima kasih untuk saya tidak karir tapi untuk perjalanan hidup saya. Lewat lagu ini orang bisa merasakan rasa terima kasih saya," kata Tulus saat ditemui di restoran Kembang Goela Jakarta Selatan, Rabu, 3 Agustus 2016.
Tulus mengungkapkan, seluruh lirik dan melodi seluruh lagu dalam album ini diciptakannya sendiri. Tulus masih konsisten dengan tetap menjadi ciri khas tersendiri lirik-liriknya menceritakan kehidupan sehari hari dan biasanya merupakan pengalaman pribadi dari tulus.
" Biasanya saya bikin lirik dari cerita pendek, lirik itu disaring jadi lebih ada strukturnya, dari inti cerita tersaring itu saya ubah jadi lagu," kata pria 28 tahun ini.
Untuk penggarapan albumnya sendiri, Tulus beserta timnya mengerjakan di dua negara, di Ceko, Praha untuk rekaman, dan untuk finishing hasil lagunya dikerjakan di Indonesia.
Album Monokrom ini berisi 10 lagu:
1. Manusia Kuat
2. Pamit
3. ruang sendiri
4. Tukar jiwa
5. Tergila gila
6. Cahaya
7. Langit abu-abu
8. Mahakarya
9. Lekas
10. Monokrom
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya