Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Masa kehamilan merupakan periode yang perlu mendapat perhatian ekstra. Segala yang terjadi pada tubuh ibu sangat mempengaruhi tumbuh kembang janin dan kesehatannya.
Konsumsi makanan dan minuman begitu juga aktivitas seperti olahraga dan pekerjaan sehari-hari harus dibatasi baik dalam jenis dan jumlah yang aman bagi ibu dan janin.
Khusus konsumsi taoge mentah, FDO (Food and Drug Association), semacam BPOM di Amerika Serikat, merekomendasi agar ibu hamil tak mengonsumsinya. Tak cuma tauge, berbagai macam kecambah mentah dari tumbuhan lainnya juga dilarang dikonsumsi para calon ibu.
Ternyata, kecambah mentah dapat membawa bakteri yang sangat sulit untuk dihilangkan, Ddikhawatirkan, jika kecambah tersebut dimakan justru akan membahayakan kesehatan ibu dan janin. Adapun jika dimasak hingga matang, maka konsumsi kecambah diperbolehkan.
Sementara mentimun, karena terlindung oleh kulit buah, maka dalam keadaan mentah cukup aman untuk dikonsumsi. Meski demikian, perlu diperhatikan beberapa hal berikut dalam mengonsumsi mentimun:
1. Jika mengupas sendiri, pastikan tangan dalam keadaan bersih dan kulit mentimun dicuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa zat berbahaya pada kulitnya.
2. Sebaiknya, mentimun mentah segera dikonsumsi setelah dipotong, untuk menghindari kontaminasi bakteri.
3. Jika makan di luar/rumah makan, hendaknya diperhatikan kesegaran dan kebersihan timun. Jika ragu, maka tinggalkan saja atau konsumsi dalam jumlah sedikit.
4. Mentimun dalam kadar tertentu memiliki khasiat membantu menurunkan tekanan darah. Pada ibu hamil dengan kecenderungan memiliki tekanan darah rendah, sebaiknya hindari konsumsi timun dalam jumlah banyak.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya