Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Milameilia Bawa 'Virus' ke Fashion Rhapsody 2020

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Senin, 2 Maret 2020 17:16
Milameilia Bawa 'Virus' ke Fashion Rhapsody 2020
Bertajuk 'Virus', Mila mengangkat ragam batik dan motif Nusantara ke koleksinya.

Dream - Penyebaran virus merupakan hal yang ditakuti. Cepat meluas dan menggemparkan dunia. Kekacauan itu diwujudkan dalam bentuk modest wear bertajuk 'Virus' di gelaran Fashion Rhapsody 2020: Harmoni Bumi.

Mila Meiliasari, pemilik label milameilia ingin menjadikan modest wear sebagai suatu 'virus' yang mewabah di masyarakat. Bergerak dengan cepat hingga menjadi tren dunia.

milameilia

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

" Kami ingin menjadikan koleksi ini sebagai virus baru bagi fashionista Indonesia kedepannya hingga ke mancanegara," kata Mila Meiliasari, Art Director milameilia di Jakarta, pekan lalu.

Mila konsisten dengan konsep desain yang memakai kain tradisional batik sebagai material utama dari seluruh koleksi 'Virus'. Kali ini ia memakai batik Cirebon dengan padu padan motif Nusantara.

1 dari 4 halaman

Sarat Budaya Nusantara

Sang desainer memadukan motif lereng asli tanah Jawa dengan motif atking yang merupakan peleburan budaya Jawa dan China. Membuatnya selaras dengan batik Garutan dan batik Sragen menjadi tampilan etnik yang kaya budaya.

Ada 13 koleksi yang  ditampilkan dalam 3 segmen. Setiap segmen menampilkan koleksi yang memiliki nuansa serta garis yang berbeda.

milameilia

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Segmen pertama adalah dress dengan bahan ringan melayang, menggambarkan virus yang dapat masuk dengan mudah ke dalam tubuh manusia.

Segmen kedua adalah koleksi yang lebih tegas dengan motif garis garutan yang lebih modern namun tetap menyatu dengan alam. Koleksi ini didominasi dengan warna oranye bak lembayung.

milameilia

Foto: Dok. Fashion Rhapsody 2020

Segmen ketiga yang merupakan segmen penutup berisi gaun klasik romantis yang tetap menampilkan sisi kekuatan dari perempuan.

2 dari 4 halaman

Corona dalam Balutan Fashion Muslim yang Stylish

Dream - Dunia tengah digemparkan oleh virus corona (COVID-19) dari Wuhan. Saat ini kasusnya telah mencapai lebih dari 75 ribu dengan angka kematian 2 ribu jiwa.

Berangkat dari keresahan, desainer Irna Mutiara meluncurkan koleksi busana muslim bertema 'Corona'.

Koleksi yang ditampilkan di Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2020 itu berawal dari kekhawatiran Irna Mutiara terhadap wabah corona.

Di balik duka dan musibah yang dialami banyak orang, ada sisi kreatif yang terbesit di kepala Irna usai melihat keindahan sel COVID-19.

Koleksi Irna Mutiara

" Corona ini sebenarnya bentuknya sangat cantik, tapi dia bisa membahayakan. Rancangan kali ini terinspirasi dari warna keemasan dan kuning kehijauan yang sama denga warna sel virus corona," kata Irna Mutiara di arena MUFFEST, Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

 

3 dari 4 halaman

Kain Sulaman Padang Panjang dan Suji Cair

Berangkat dari brand Irna La Perle, ia mengangkat konten lokal Sumatera Barat berupa kain sulaman dari Padang Panjang dan suji cair yang menggunakan warna benang berbeda atau gradasi warna.

Koleksi Irna Mutiara

" Suji cair ini bentuknya bunga dan gradasi warnanya sangat halus. Ada songket pandai sikek juga," tutur desainer 50 tahun ini.

 

4 dari 4 halaman

Dalam Bentuk Gamis

Koleksi hadir dalam bentuk gamis sebanyak 6 look. Potongan hadir lebih simpel dan shopisticated memakai siluet maxi dress yang dilengkapi belt dari tali.

Long outer dan kimono semakin memberi kesan chic dan kekinian.

Koleksi Irna Mutiara

Tak hanya stylish, koleksi ini digambarkan Irna sebagai bentuk dakwah para muslimah dalam menghadapi wabah COVID-19.

Koleksi Irna Mutiara

 

" Ini bisa menjadi dakwah untuk lebih mendekatkan diri pada Allah, menutup aurat, mudah-mudahan terhindar dari semua penyakit.

Busana muslim ini kan menutup aurat agar terhindar dari segala malapetaka termasuk virus-virus yang tidak diinginkan," jelasnya.

Beri Komentar