Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Perubahan dalam kehidupan adalah sebuah hal mutlak. Ada yang berupa perubahan kecil namun ada juga yang drastis dan membuat kehidupan jadi sangat berbeda dari biasanya.
Anak-anak tentunya bakal menghadapi sederet perubahan besar dalam hidupnya. Untuk itu penting bagi ayah dan bunda memberi 'modal' buah hati berupa kemampuan adaptasi yang tinggi.
" Banyak hal yang bisa diajarkan agar anak memiliki kemampuan adaptasi yang baik, semuanya dimulai dari rumah. Langkah pertama adalah dengan menciptakan batasan berupa aturan d rumah," ungkap Lauren Tamm, seorang pakar pengasuhan seperti dikutip dari WifeandMom.
Sangat sulit memang menciptakan batas bagi anak, tapi ini sangat dibutuhkannya kelak. Mereka bakal menghadapi banyak aturan ketika beranjak remaja dan dewasa. Terapkan aturan di rumah yang wajib ditaatinya. Jika melanggar, akan ada konsekuensi yang akan dijatuhkan.
" Batasan atau aturan ini semacam melatihnya untuk mengontrol diri dengan baik," ungkap Tamm.
Hal yang juga perlu terus diasah pada anak adalah empatinya. Jangan segan untuk menceritakan kondisi orang yang kurang beruntung saat berada di jalan. Misalnya ada pengemis atau anak jalanan yang mencari uang.
" Ajak anak berdiskusi tentang hal tersebut, lalu bandingkan dengan kondisinya, yang masih memiliki ayah ibu, berkendara dengan nyaman bisa sekolah serta hal-hal yang harus disyukurinya. Diskusi tersebut pasti akan membekas pada diri anak dan berdampak pada empatinya," kata Tamm.
Empati adalah modal penting untuk beradaptasi. Anak akan menghadapi berbagai karakter orang. Memiliki empati berarti ia akan melakukan pertimbangan sebelum melakukan sesuatu di tempat dan situasi baru.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun