Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Keluhan yang sering dilontarkan para ibu soal kebiasaan makan anak adalah sangat pemilih dalam menu makanan. Ada anak-anak yang cenderung hanya ingin makan makanan tertentu saja, karena mereka sudah tahu rasanya.
Saat disodorkan menu baru, sama sekali tak mau mencoba. Hal ini sebenarnya bisa dicegah dengan mengenalkan berbagai macam bahan makanan ketika anak mulai belajar makan.
" Melatihnya makan berbagai jenis makanan, bukan hanya membuat anak lebih sehat tapi yang lebih penting membuat mereka mengharga hidangan yang ada. Termasuk melatih kemampuan sosial dan adaptasi," ujar Diana K. Rice, R.D, seorang pakar gizi.
Bagaimana cara melatih anak mau mencoba berbagai makanan? Cobalah untuk tak selalu memberikan yang ia mau. Misalnya si kecil sangat suka wortel. Sesekali tawarkan sayuran lain, seperti jamur, brokoli, bayam. Pastikan mengolahnya dengan baik dan nikmat sehingga si kecil menyukainya.
Buatlah makan bersama keluarga sebagai agenda rutin. Makan bersama dengan berbagai lauk di depan mata akan sangat menggoda anak untuk mencobanya. Apalagi jika ia melihat anggota keluarga lain makan dengan lahapnya.
" Anak akan penasaran dengan menu yang dimakan ibu atau saudar-saudaranya yang lebih tua. Mereka pasti ingin mencicipi. Dengan begitu anak pun jadi ingin mencoba makanan lain," ungkap Rice.
Lalu sesekali libatkan anak saat memasak. Biarkan mereka mencoba rasa asli bahan makanan sebelum diolah. Misalnya mencoba tauge, tahu, tempe atau sayuran dan bahan makanan lain sebelum dibumbui.
" Melibatkan anak-anak dalam proses mengolah masakan akan sangat membantu mereka lebih ingin mengenal beragam rasa," kata Rice.
Sumber: Fit Pregnancy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?