Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Dream - Bagi para ibu hamil yang sedang menunggu kelahiran buah hati, ada perawatan penting yang tak boleh dilupakan yaitu perawatan payudara. Segera setelah melahirkan payudara akan jadi sumber utama makanan untuk bayi.
Beberapa keluhan pun mungkin akan muncul. Seperti rasa perih di payudara, mastitis (peradangan kelenjar susu), luka di areola (bagian hitam payudara) atau air susu yang tidak keluar.
Keluhan-keluhan tersebut sebenarnya bisa dicegah dengan " mempersiapkan" dan merawat payudara jelang melahirkan.
Lakukan perawatan berikut secara teratur, bukan hanya agar payudara tetap sehat tapi proses menyusui jadi lebih nyaman.
1. Kompres
Ukuran payudara saat hamil pasti membesar dan kadang terasa nyeri atau sakit. Untuk meredakannya, Anda bisa mengompresnya dengan air hangat. Cara ini juga bisa melancarkan aliran ASI saat menyusui nanti. Terutama jika payudara sangat penuh tapi ASI tidak keluar.
2. Pijat
Pijatan pada payudara sangat dianjurkan dilakukan jelang melahirkan. Hal ini untuk membuka kelenjar-kelenjar susu yang memproduksi ASI. Jangan lupa untuk menarik bagian areola ke arah luar, karena jika bagian tersebut masih datar bayi akan sulit menghisap.
3. Krim
Satu bulan sebelum melahirkan, oleskan krim payudara di areola untuk membuatnya lembap dan lembut. Biasanya pada masa awal menyusui bagian tersebut terasa sangat sakit, kering, bahkan mengelupas hingga berdarah. Untuk itu penting menjaga kelembapannya agar tidak terasa sakit saat dihisap bayi.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang