Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Sahur. (Source: Shutterstock)
Dream - Sahur bukan semata-mata kewajiban saat berpuasa. Sahabat Dream perlu sahur untuk memastikan tubuh tetap berenergi saat beraktivitas sepanjang hari.
Pola makan saat sahur juga perlu diperhatikan agar tubuh tidak mudah lemas dan mengalami masalah kesehatan lainnya saat berpuasa. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan saat sahur menurut Dokter Nadhira Afifa.
1. Jangan Melewatkan Sahur

Foto: Shutterstock
Sahur sangat penting untuk memberikan nutrisi dan energi yang dibutuhkan tubuh sebelum berpuasa 12-14 jam. Konsumsi makanan sehat dan kaya protein jika ingin lebih bertenaga.

Foto: Shutterstock
Hindari langsung berbaring setelah sahur untuk mencegah naiknya isi lambung yang menyebabkan perut terasa kurang nyaman atau kembung. Sahabat Dream bisa duduk atau berdiri 30-45 menit setelah makan agar tubuh tetap terasa nyaman.
Sebaiknya, jangan konsumsi makanan berlemak, berkafein tinggi, atau memiliki rasa pedas maupun asam saat sahur untuk mencegah penyakit lambung.
4. Makan Secukupnya
Sahabat Dream tidak perlu mengonsumsi makanan terlalu banyak untuk memastikan tubuh tetap berenergi selama berpuasa.
Konsumsi makanan dalam porsi kecil terlebih dulu dan tambahkan sedikit demi sedikit jika merasa asupan kalorinya masih kurang. Pilih makanan sehat untuk membuat tubuh lebih segar saat berpuasa.
Dream - Mie instan jadi panganan favorit semua orang yang mudah diolah serta mengenyangkan. Rasanya pun beragam dan bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.
Sayangnya, mie instan tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh jika dikonsumsi tanpa bahan makanan lain. Kalori mie instan pun cukup tinggi, jadi Sahabat Dream perlu memperhatikan jumlah yang dikonsumsi.
Kedua hal tersebut menjadi alasan mengapa mie instan tidak disarankan untuk dikonsumsi saat sahur. Dilansir dari Liputan6, berikut penjelasan lengkap mengapa mie instan sebaiknya tidak dikonsumsi sebelum berpuasa.

Foto: Shutterstock
Mie instan yang tidak ditambah dengan bahan makanan sehat seperti sayur dan sumber protein akan membuatmu mudah lapar saat berpuasa. Padahal, mie instan sendiri memiliki kalori tinggi, yaitu sekitar 240 kalori yang membuatmu semakin mudah kelaparan.
Konsumsi mie instan juga bisa berdampak buruk pada pencernaan karena menghambat penyerapan nutrisi. Ini akan membuatmu lebih mudah lapar dan lemas saat beraktivitas.
3. Mengandung MSG Tinggi
Kandungan MSG atau natrium yang membuat mie instan terasa gurih dan lezat cukup tinggi. Sahabat Dream akan cepat merasa haus dan lapar karenanya.
Bahkan, kamu bisa merasakan sensasi terbakar pada tenggorokan, sakit kepala, atau nyeri dada jika mengonsumsi MSG berlebihan. Konsumsilah bahan makanan sehat saat berpuasa agar tubuh tetap bertenaga dan sehat.
Kamu bisa mengonsumsi mie instan setelah berbuka puasa agar lebih aman untuk pencernaan dengan melengkapi nutrisinya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya