Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Kemampuan bicara anak di bawah usia 1 tahun berbeda-beda. Ada yang bisa berbicara dengan cepat tapi ada juga yang lambat.
Bisa juga mengalami masalah, seperti artikulasinya kurang jelas, tak mau berbicara sama sekali atau terdengar cadel.
Stimulasi bicara sangat penting untuk anak usia 1 tahun ke atas. Ayah bunda diharapkan aktif mengajak anak bermain sambil berbicara agar kemampuan bicara si kecil berkembang dengan baik.
Bagaimana caranya? Jamie Loehr, M.D. dan Jen Meyers, penulis Raising Your Child, menyarankan kegiatan pembelajaran ini untuk anak-anak 12-18 bulan agar kemampuan berbicaranya berkembang dengan baik.
© Dream
" Baca, baca, baca dan baca lagi. Bisa membaca buku, poster, tulisan di televisi, kertas atau tulisan lain. Mintalah anak untuk menunjukkan benda-benda tertentu pada buku dan jelaskan nama dan fungsi benda tersebut," kata Loehr, seperti dikutip dari Parents.
Dongeng penuh ekspresi
Sediakan banyak buku dongeng dengan gambar menarik. Minta anak membalik halaman buku, lalu orangtua bisa ceritakan kisah dalam buku. Ajak anak terlibat dengan tokoh yang ada di dalam buku cerita.
" Misalnya menceritakan tentang serigala, bagaimana suaranya, berekspresi takut, dan tertawa bersama. Membuatnya terlibat dalam proses bercerita sangat menyenangkan bagi anak. Semakin banyak cerita yang dia ceritakan, semakin baik keterampilan bahasanya akan berkembang," ungkap Loehr.
© Dream
Berbicaralah dengan anak seolah dia orang dewasa. Tanyakan pendapatnya, suka, dan tidak suka. Dengarkan dengan seksama ketika dia berbicara. Tanggapi dengan cara yang menunjukkan kalau kita mengerti apa yang dia katakan. Ulangi apa yang dia katakan kembali kepadanya.
" Cara ini juga mengajarkan menghargai orang lain. Tidak hanya untuk memodelkan artikulasi atau pengucapan yang sesuai tetapi juga untuk memodelkan keterampilan mendengarkan yang baik," kata Loehr.
© Dream
Bermainlah menggunakan telepon mainan. Saat anak berbicara, kita dengarkan dan berbincang layaknya di telepon. Mulai dari kalimat menyapa, berbicara dan mengucap pamit di telepon. Anak juga akan tahu bagaimana berbicara dengan baik dan menjawab telepon.
Permainan yang cukup simpel tapi dampaknya luar biasa. Selamat mencoba!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang