Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Foto: Shutterstock.com
Dream - Seiring zaman yang semakin berubah seiring perkembangan teknologi, para produsen makanan dituntut harus inovatif. Jika memaksa bertahan dengan bisnis lama tanpa membaca pasar, bersiaplah mendengar kabar tak menyenangkan.
Prinsip inilah yang diterapkan salah satu produsen permen di Indonesia, PT Yupi Indo Jelly Gum. Perusahaan ini terkenal dengan produknya Yupi, permen kenyal seperti jelly dengan beragam bentuk yang telah hadir sejak 1996.
Memiliki rasa yang manis dan bentuk yang menggemaskan, membuat Yupi jadi camilan menyenangkan semua kalangan.
" Kita memang tidak punya target market yang spesifik. Semuanya all for one. Semua kalangan dari anak-anak hingga dewasa bisa mengonsumsinya," ujar Anna Lumintang, Marketing Manager PT Yupi Indo Jelly Gum, di Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 2 November 2017.
Meski begitu, guna tetap bertahan di industri makanan ringan, Anna menyebut Yupi juga membaca pasar dengan tiga bulan sekali untuk mengeluarkan varian produk baru yang lebih segmented.
" Kita terkadang mengeluarkan produk baru. Kayak hari ini kita launching Yupi Love Gummy. Bentuknya love, kemasannya lebih menyasar ke anak muda. Tapi untuk rasa tetep enak khas Yupi yang bisa dikonsumsi semua segmen," imbuhnya.
Selama 21 tahun ini, kurang lebih ada 30 varian rasa permen yang terus menjadi pilihan masyarakat di Indonesia. Semua permen baru yang diluncurkan setiap tiga bulan sekali selalu di evaluasi. Jika penjualannya kecil, akan diganti dengan varian lainnya. Varian lama pun tetap ditonjolkan dengan membuat kemasan baru yang lebih modern.
" Favorit orang terhadap Yupi itu beda-beda, tapi yang paling tinggi penjualannya itu Strawberry Kiss. Disusul Baby Bears, dan Burger. Tiga itu yang paling sering ada di supermarket-supermarket dan di pasar," tegasnya.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang