Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Plank/ Foto: Shutterstock
Dream - Malam hari biasanya dimanfaatkan untuk istirahat tapi kenyataannya kadang kita malah sulit tidur, lalu kemudian mencari tontonan dan camilan. Seringkali bukannya beristirahat, malah terjaga dan menikmati makanan sambil rebahan atau scrolling gadget.
Untuk mengurangi hal tersebut bagaimana kalau Sahabat Dream mengisi waktu malam jelang tidur dengan berolahraga. Aktivitas fisik yang intensif akan membuat tubuh dan pikiran jadi terkuras, tubuh pun lebih rileks dan mudah tidur lelap.
Pada beberapa orang hal ini bisa membuat tidur lebih mudah. Tak hanya itu, olahraga malam hari juga bisa membantu menurunkan berat badan.
Lalu apa saja jenis olahraga yang bisa dilakukan malam hari dan membantu tubuh jadi lebih ramping? Yuk simak.
1. Peregangan
Rutinlah lakukan peregangan sebelum tidur, terutama jika kamu memiliki aktivitas yang padat di siang hari. Lakukan peregangan dalam waktu 30 menit hingga satu jam sebelum waktu tidur.
Awali dengan melakukan teknik pernapasan selama 10 menit untuk membuat seluruh sistem tubuh menjadi rileks. Lanjutkannya dengan melakukan peregangan leher, berbaring T twist, teknik cat-cow, child’s pose, dan meletakkan kaki di atas dinding.
Aktivitas jalan kaki juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Dibandingkan dengan aktivitas fisik lainnya, jalan kaki termasuk olahraga yang mudah dan membutuhkan lebih sedikit persiapan.

Jalan kaki juga dapat membantu menjaga berat badan agar tetap terkendali, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, serta mengurangi kecemasan dan depresi. Rutin jalan santai di malam hari juga dapat memperbaiki pola tidur. Kamu bisa melakukan di walking pad atau treadmilll.
Lakukan latihan yoga pada malam hari juga bisa membu bisa bantu melepaskan lelah setelah sibuk sepanjang hari. Yoga juga membuat pikiran dan tubuh menjadi lebih rileks sebelum tidur, sehingga rasa kantuk akan lebih cepat datang.
Meski bukan dianggap sebagai latihan penurunan berat badan, namun yoga dapat membakar cukup banyak kalori sehingga dapat mendorong terjadinya penurunan berat badan.
5. Plank

Plank termasuk latihan terbaik untuk menghilangkan lemak di sekitar perut. Juga dapat memperkuat otot inti perut dan lengan serta kaki.
Saat awal mencoba, bisa memulainya selama 30 detik. Kemudian, tingkatkan waktunya secara bertahap menjadi 3 hingga 4 menit.
Dengan memulai plank secara rutin, lemak di perut akan berkurang dan tubuh akan terlihat lebih ramping. Lakukan latihan ini jelang tidur.
Selengkapnya baca di KlikDokter.
Dream - Minum air dingin saat tubuh sedang bersuhu panas karena berolahraga sangat menyegarkan. Tak heran, banyak orang yang selalu mencari air dingin untuk diminum setelah olahraga intensif.
Pernahkah Sahabat Dream mendengar bahwa ada pernyataan familiar yang menyatakan tidak boleh minum air dingin saat berolahraga? Ada mitos menyatakan bahwa meminum air dingin sehabis melakukan olahraga akan menyebabkan serangan jantung atau penyakit berbahaya lainnya. Sempat beredar berita bahwa seorang remaja di Cina tewas sehabis main basket dan minum air dingin.
Faktanya, menurut para ahli, sebenarnya seseorang yang meminum air dingin setelah olahraga dapat mengurangi rasa dehidrasi. Selain itu, dilansir dari Diadona, terdapat beberapa manfaat lain dari meminum air dingin setelah berolahraga.
Air dingin dapat segera menyesuaikan suhu air dengan suhu tubuh dalam waktu 5 menit. Dengan begitu, akan mempercepat proses pergantian suhu tubuh yang hilang. Selain itu air dingin dapat membakar lebih banyak kalori dibandingkan saat mengonsumsi air panas.
Sebenarnya secara umum, tidak ada larangan mutlak untuk seseorang mengonsumsi air dingin sehabis olahraga. Hanya saja, saat berolahraga, metabolisme tubuh akan meningkat, sehingga membuat panas tubuh diproduksi lebih banyak.
Jika langsung mengkonsumsi air dingin, yang suhunya terlalu kontras dengan suhu tubuh maka bisa timbul sensasi tidak nyaman, misalnya pusing, kembung, perih ulu hati, dan sebagainya.
" Selain itu, kebanyakan minuman dingin juga ditambahkan pemanis dan zat tambahan lain, yang cenderung membuat haus lambat teratasi, menyebabkan lebih sering buang air kecil, memicu kegemukan, dan banyak lagi keluhan yang lain,” kata dr. Nadia Nurotul Falah dikutip dari Alodokter.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya