Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Ilustrasi
Dream - Alquran tidak hanya menyebutkan makanan yang diperbolehkan dan dilarang, tetapi juga memberikan tips yang berguna mengenai diet seimbang.
Diet yang paling tidak mengandung bahan yang diperlukan untuk pertumbuhan, kekuatan dan perbaikan tubuh manusia.
Beberapa bahan diet tersebut antara lain daging, buah, susu, dan ikan. Alquran bahkan memberi referensi langsung tentang bahan makanan tersebut agar manusia bisa mendapatkannya dengan mudah.
Islam, sebagai agama yang lengkap, juga mengajarkan dan menyarankan orang untuk makan secara cukup. Tidak hanya dalam hal makan, manusia disarankan tak berlebihan dalam setiap aspek kehidupan.
Nabi Muhammad mengatakan kelemahan terburuk tubuh manusia adalah perut. Jika makan, pastikan mengisi sepertiga dari perut Anda dengan makanan, sepertiga dengan air dan sepertiga sisanya untuk udara.
Dalam riwayat lain, Nabi Muhammad mengatakan, perut ibarat tangki dalam tubuh dan pembuluh darah mengalir ke sana (untuk diisi sari makanan dan diedarkan ke seluruh tubuh).
Ketika perut sehat pembuluh darah kembali dalam kondisi sehat, tetapi bila (perut) dalam kondisi yang buruk, mereka (pembuluh darah) kembali (membawa) sakit.
Singkatnya, kaum muslim disarankan untuk selalu menjaga perut mereka dan menahan diri dari makanan dan praktek-praktek yang mungkin mencemari perut dengan berbagai penyakit.
Nabi Muhammad menyarankan kaum muslim untuk selalu berhenti makan sebelum perut mereka benar-benar penuh. Maksudnya berhenti makan ketika dorongan untuk makan lebih banyak masih ada.
Islam mengajarkan kita banyak etika tentang makan dan minum. Nabi Muhammad selalu menekankan kebiasaan makan dan minum yang sehat kepada para sahabatnya.
Dia meminta para sahabat untuk mencuci tangan mereka sebelum dan sesudah makan, memuji Allah sebelum makan, makan menggunakan tangan kanan, tidak makan sampai benar-benar merasa lapar, serta tidak makan dan minum berlebihan. Akhirnya, dengan memuji dan bersyukur kepada Allah atas makanan dan minuman yang terhidang dan membuatnya mudah untuk ditelan.
Dari semua yang telah disebutkan, Alquran dan Sunnah telah mengajarkan tentang pentingnya makan sehat, seimbang dan memenuhi syarat kebersihan. Islam telah menekankan pentingnya hal-hal ini sejak awal kemunculannya.
(Sumber: Islam.ru)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya