Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tahera Rahman (Instagram @taheratv)
Dream - Sejak kemunculannya di layar kaca pada Jumat pekan lalu, Tahera Rahman, menjadi pusat perhatian publik Amerika Serikat. Tahera merupakan hijaber pertama yang menerjuni profesi sebagai reporter berita di Negeri Paman Sam tersebut.
Reportase pertama Tahera tayang di stasiun televisi jaringan CBS, Local 4 News, dengan tema penggalangan dana untuk klinik kesehatan di Quad City, kota di perbatasan Illinois dengan Iowa.
" Melepaskan hijab mungkin akan mempercepat prosesku mendapatkan posisi dan karier seperti ini. Tapi, aku pikir itu bukanlah sesuatu yang layak untuk dikorbankan," ujar Tahera, dikutip Quad City Times.

Tahera yang sudah berhijab sejak kecil ini memang bercita-cita menjadi jurnalis. Dia merupakan lulusan Departemen Jurnalistik dari Loyola University Chicago 2013.
© Marc Jacobs (Instagram @marcjacobs)
Saat magang di CBS Evening News, produser pernah berkata pada Tahera akan sulit menjadi reporter jika berhijab. Sang produser sempat bertanya apakah Tahera rela melepas hijabnya.
Dengan tegas Tahera menjawab tidak. Kemudian produsernya menjawab, " Siap-siap untuk berulang kali berkata tidak" .
Tahera beberapa kali melamar pekerjaan sebagai reporter dan selalu berujung penolakan. Meski begitu, Tahera tak patah arang dan menganggap hijabnya sangat berarti.
" Aku sudah melakukan banyak hal yang aku inginkan dalam hidupku dengan memakai hijab dan aku tidak pernah merasakan hijab itu membatasi apapun," ungkap Tahera.
© Dream
Perjuangannya tak sia-sia. Akhirnya pembaca berita malam di Local 4 News, Tiffany Lundberg menceritakan reportase Tahera kepada dunia.
Di momen itu, Lundberg mengumumkan Tahera sebagai reporter full time Muslim pertama yang mengenakan hijab di tv mainstream Amerika.
Video itupun viral setelah diunggah di Facebook. Video tersebut dibagikan lebih dari 7.000 kali dan ditonton jutaan orang. Tahera mendapat apresiasi positif baik dari kalangan Muslim dan non-Muslim.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya