Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Shafira
Dream - Sukses ikut serta di ajang pagelaran busana internasional Couture Fashion Week (CFW), New York, Amerika, label Shafira semakin yakin Indonesia menjadi kiblat fashion busana muslim dunia.
Di ajang yang diadakan di Crowne Plaza Hotel Manhattan, New York, Shafira memboyong 16 koleksi eksklusif terbarunya dengan sentuhan Indonesia. Material songket Silungkang khas Sumatera Barat menjadi primadona koleksi milik Shafira ini.
Songket itu didesain dalam potongan modern menyesuaikan gaya urban masyarakat New York. Taburan kristal Swarovski di beberapa bagian koleksinya memperlihatkan kesan mewah.
Kali ini Shafira hadir dengan mengusung tema 'When West Meets West' , Amerika. Blazer bernuansa off white yang dipadukan dengan celana palazzo lurik salah satu koleksi yang dihadirkan saat itu, tetap tidak meninggalkan kesan tradisional.
Penambahan topi menjadi cara untuk menyesuaikan dengan gaya berbusana masyarakat New York.
" Bukan hal yang mustahil kalau Indonesia bisa menjadi kiblat busana muslim dunia. Saya puas, semua mata kagum saat koleksi Shafira tadi muncul," ujar Pendiri Shafira, Fenny Mustafa. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha