Aplikasi Migraine Buddy
Dream - Sakit kepala sebelah atau migrain terasa menyiksa bagi banyak orang. Meski sudah minum obat atau periksa ke dokter, tidak jarang si penyakit masih terasa.
Membantu mengatasi permasalahan itu, aplikasi Migraine Buddy akan membantu anda keluar dari keluhan tadi. Aplikasi ini bekerja dengan mengajukan sejumlah pertanyaan terkait migrain yang anda alami. Mulai dari kebiasaan, obat yang dikonsumsi, dan waktu tidur menggunakan sensor ponsel.
Setelah data terkumpul, aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan asal Singapura ini akan menampilkan data, berupa laporan yang meliputi gejala timbulnya migrain dan apa saja faktor pemicunya. Selain itu, si penderita juga akan mendapat saran obat apa yang paling efektif sesuai dengan informasi yang telah direkam dengan tingkat keparahannya.
" Informasi yang diberikan layaknya seorang dokter yang sedang menulis resep obat yang berbeda, untuk tiap pasien sesuai dengan kondisi masing-masing," tulis Veronica Chew, co-founder startup Healint yang merupakan pembesut Migraine Buddy.
Kedepannya, Veronica menyebut akan menggandeng sejumlah lembaga swasta dan publik untuk mengembangkan aplikasi besutannya. Sejauh ini pihak Healint baru bekerjasama dengan ahli saray dan ahli bedah saraf, Dr Michael Yap dalam mengolah informasi yang diberikan oleh penggunanya.
Kehadiran aplikasinya ini disebut akan memudahkan dokter dalam mengakses data pasien dari jarak jauh. Namun bukan berarti kehadirannya secara penuh menggantikan peran dokter.
Aplikasi Migraine Buddy sudah tersedia secara gratis untuk pengguna Android. Pihak pengembang memastikan aplikasi ini akan tersedia untuk pengguna iOS dalam waktu dekat. (Ism)
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?


