Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sajian Sup Ikan Dan Ikan Goreng Di Be Sanur
Dream - Pulau Bali tak hanya dikenal dengan destinasi wisata alamnya saja yang memukau. Makanan khas Bali juga banyak membuat lidah banyak orang kepincut dengan kesegarannya.
Seperti sajian sup kepala ikan yang menjadi favorit para pelancong domestik. Salah satu rumah makan terkenal yang menyajikan sup ikan khas Bali adalah warung Be Sanur di Jl. Siligita, No. 99 B di Nusa Dua.
Putu Andika Angga Putra, selaku pemilik resto menuturkan jika ikan yang disajikan selalu fresh karena mendapatkan langsung dari nelayan setiap hari.
" Kami menerima bahan (ikan) dari para nelayan yang sudah lama bekerjasama. Ikan yang digunakan biasanya adalah Bawal, Barakuda dan kakap merah. Tekstur dagingnya lebih padat dan tidak mudah hancur," ujar Andika, seperti dikutip dari rilis yang diterima Dream.
Keunikan Be Sanur sangat terlihat jelas. Di saat banyak warung makan berlomba-lomba menawarkan ragam menu, Be Sanur tetap konsisten dengan menu utamanya. Hanya menyajikan Sup kepala Ikan dan Ikan goreng.
" Menu adalah sebuah pilihan. Saya yakin ikan itu universal dan diterima berbagai kalangan, dari kelas atas sampai supir dan tukang ojek. Kami juga berprinsip, pengunjung yang datang ke Be Sanur sudah punya pilihan tanpa bingung mau makan apa saat disodorkan daftar menu," tutur Andika.
Andika juga menceritakan, menu sup ikan Be Sanur termasuk kuliner 'jadul' atau zaman dulu karena resep yang dimiliki sejak 1930. Untuk harga sendiri cukup ramah kantong mulai dari Rp 35.000.
" Untuk ikan goreng dan sambal, plus nasi putih. Pembeli hanya mengeluarkan uang tiga puluh lima ribu rupiah," ungkap Andika.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun