Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Susah tidur telah menjadi momok yang cukup menakutkan. Dampak yang ditimbulkan tergolong berbahaya.
Sejumlah penelitian membuktikan dampak negatif dari susah tidur. Seseorang dapat mengalami tingkat stres yang tinggi lantaran tubuh tidak bisa istirahat dengan cepat.
Rupanya, militer Amerika Serikat memiliki cara khusus agar bisa cepat tidur. Butuh waktu hanya 2 menit, seorang prajurit bisa tidur berkualitas.
Dikutip dari Independent, teknik ini biasa digunakan tentara saat bertugas di medan perang. Teknik ini dijelaskan dalam bukun 'Relax and Win: Championship Performance'.
Buku itu menyebutkan seorang tentara tetap harus bisa tidur meski di medan perang. Ini untuk mencegah mereka melakukan kesalahan lantaran kelelahan.
Berikut cara cepat tidur secara alami ala militer AS.
1. Melemaskan otot-otot di wajah seperti lidah, rahang dan sekitar mata.
2. Usahakan bahu lemas dan rileks. Begitu juga dengan kedua lengan.
3. Bernapas secara teratur dan merilekskan dada, paha, hingga bagian bawah kaki.
4. Berusaha mengosongkan pikiran selama 10 detik.
Pada fase keempat, cobalah membayangkan salah satu dari tiga suasana berikut.
1. Berbaring di atas sampan di tengah danau sambil menatap langit biru.
2. Berbaring di atas ayunan dari beludru hitam di ruangan yang gelap.
3. Mengatakan 'jangan pikirkan lagi' berulang-ulang hingga tertidur.
Teknik ini diklaim efektif. Dalam sebuah penelitian, 96 persen responden berhasil mempraktikkannya selama enam pekan.
Kurang tidur berdampak buruk pada kesehatan. Orang-orang yang mengalami masalah tidur memiliki risiko lebih besar terkena penyakit berbahaya, seperti diabetes tipe 2, jantung dan masalah sulit berkonsentrasi.
"Untuk bisa tidur, Anda memerlukan tiga hal: kamar yang kondusif, tubuh rileks dan yang paling penting adalah pikiran tenang. Anda tidak bisa tidur jika pikiran terus berkecamuk dan Anda harus tenang agar bisa tidur," ungkap pakar masalah tidur, Neil Stanley.
Stanley menambahkan tidak ada cara ajaib untuk menenangkan pikiran. Setiap orang harus menemukan sendiri cara yang sesuai.
"Mungkin dengan membaca buku, mandi air hangat, minum teh, aroma terapi atau mendengarkan lagu. Lakukan apapun selama Anda bisa menenangkan pikiran," katanya.
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


6 Tips agar Perjalanan dengan Bayi Lebih Nyaman dan Minim Drama

Pembalut dan Buku Kena Pajak, Barang Apa Lagi yang Tanpa Sadar Dipajaki?

Kebiasaan Ngemil Setelah Makan Malam Dikaitkan dengan Risiko Penyakit Hati hingga 30 Persen

Gelembung AI di China Disebut Pecah, Apa Artinya dan Bagaimana Dampaknya bagi Kita?

Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Usia Berapa Otak Manusia Paling Tajam? Ternyata Bukan Saat Masih Muda

Sering Dikira Flu, Virus yang Disebarkan Nyamuk Ini Bisa Menyerang Otak dan Berakibat Fatal