Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Instagram Putri Hasanah Kurnia)
Dream - Menjalani puasa saat musim panas memiliki tantangan tersendiri. Sebab. tubuh akan mudah berkeringat dan lengket saat melakukan banyak kegiatan di siang hari.
Oleh karena itu harus pandai menyiasatinya dengan mengenakan pakaian yang nyaman sepanjang hari. Nyaman bukan berarti asal dan membuat penampilan menjadi tidak rapi ya, Sahabat Dream.
Salah satu faktor paling penting diperhatikan adalah jenis fabric yang akan kita kenakan. Berikut beberapa jenis kain yang tetap dingin dan sejuk dikenakan dalam cuaca panas.
1. Katun

Katun terbuat dari serat kapas yang memberikan sensasi sejuk saat cuaca panas menyerang. Biasanya, katun banyak digunakan perancang busana untuk mendesain tunik, blouse, dress dan palazzo.
2. Rayon

Rayon merupakan kain yang terbuat dari serat selulosa alami bubur kayu. Kain ini sama nyamannya dengan katun. Sehingga, rayon terasa sejuk saat dikenakan sepanjang hari. Bahan ini banyak digunakan untuk membuat pasmina atau hijab segiempat.
3. Shifon

Shifon memiliki beban yang ringan serta tipis. Sudah pasti cocok dikenakan untuk musim panas. Banyak hijab print dibuat dari kain shifon. Selain itu, biasanya juga digunakan untuk membuat tunik, kaftan, rok lebar berpotongan A-line dan masih banyak lainnya.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi