Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Menyusui
Dream - Dari sekian banyak efek positif menyusui, kini ada satu lagi yang wajib para bunda ketahui. Menyusui bisa dijadikan trik untuk membuat bayi tetap tenang saat diberi vaksinasi dalam bentuk suntikan.
Menyusui ternyata bisa mengurangi rasa sakit yang timbul dari pemberian suntikan. Tangisan bisa berkurang secara signifikan. Hal ini menurut penelitian yang dilakukan tim dari University of Ottawa di Kanada. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 574 bayi yang berusia 0 hingga 12 bulan.
" Vaksinasi pada bayi, terutama bayi baru lahir sangat penting bagi mereka, tapi memang menyakitkan. Bisa membuat bayi jadi stres dan kemudian takut terhadap jarum. Menyusui anak selama vaksinasi ini ternyata bisa mengurangi rasa sakit tersebut," kata Dr. Denise Harrison, associate professor, dan juga kepala peneliti.
Posisi berpelukan saat menyusui, kehangatan dekapan ibu serta kenyamanan saat mengisap susu membuat bayi jadi lebih fokus pada proses menyusui. Distraksi tersebut ternyata bisa tangisan bayi berkuran ketika suntikan diberikan.
" Intinya bukan hanya distraksi tapi juga kontak kulit atau skin to skin, bersama dengan suara detak jantung ibu membuat perasaan menyenangkan bagi bayi saat menyusui," ujar Harrison.
Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa tryptophan, yaitu asam amino alami dengan kadar tinggi dalam ASI, memainkan peran penting dalam mengurangi rasa sakit. Diketahui, bayi yang diberi ASI menangis sekitar 14 detik dan dua menit setelah diberi suntikan.
Durasi tangisan tersebut lebih cepat dibanding bayi yang tidak diberi ASI, yaitu menangis untuk antara 35 detik dan hampir tiga menit. Secara keseluruhan, anak-anak yang disusui saat disuntik menangis kurang dari 38 detik.
Bayi-bayi tersebut juga memiliki 1,7 poin lebih rendah pada skala skor nyeri, berdasarkan ekspresi wajah dan perilaku. Dokter Harrison menekankan kalau menyusui selama vaksinasi tak butuh biaya atau usaha lebih, hanya saja banyak orangtua yang tidak mengetahuinya.
" Sudah ada bukti ilmiah kalau menyusui saat vaksinasi penting dilakukan demi mengurangi rasa sakit pada bayi, perlu lebih banyak sosialiasi terkait hal ini," katanya.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebenarnya pada September 2015 lalu merekomendasikan pemberian ASI selama dan sesaat sebelum sesi vaksinasi. Tetapi banyak pihak terkait belum mensosialisasikannya secara maksimal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya