Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Foto: Indonesia Fashion Chamber
Dream - Indonesian Fashion Chamber (IFC) kembali menggelar acara January Board Meeting pada 29-30 Januari 2019 di Semarang, Jawa Tengah.
Mengusung tema “ We Are Here For A Big Dream”, rapat kerja nasional (Rakernas) tahunan itu dihadiri oleh anggota IFC dari seluruh Chapter di Indonesia.
Acara ditujukan untuk meninjau program kerja IFC sepanjang 2018 sekaligus menentukan rencana tahun mendatang.
“ Program dan kegiatan IFC mendatang akan lebih ditekankan pada pengembangan bisnis dalam dan luar negeri yang mengacu pada dinamika perubahan gaya hidup dan teknologi terkini," papar Ali Charisma, National Chairman IFC lewat keterangan rilis yang diterima Dream, Rab 6 Februari 2019.
Fokus utama masih tertuju pada upaya memperkuat potensi fashion Indonesia di kancah Internasional, termasuk dalam hal pemasaran.
Rakernas sekaligus menjadi momen pelantikan dan fashion show dari 13 desainer baru IFC. Pagelaran ditujukan untuk memperkenalkan karakter desain dari para anggota baru.

Foto: Indonesia Fashion Chamber
IFC turut bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Semarang dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Derkanasda) Kota Semarang dengan menggelar Semarang Fashion Trend Show 2019/2020.
Mengusung tema “ Epiphany Singularity”, perhelatan busana mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2019/2020.

Foto: Indonesia Fashion Chamber
Desainer dari berbagai daerah menampilkan busana yang mengangkat konten lokal dengan sentuhan kontemporer. (ism)