Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
Foto: Indonesia Fashion Chamber
Dream - Indonesian Fashion Chamber (IFC) kembali menggelar acara January Board Meeting pada 29-30 Januari 2019 di Semarang, Jawa Tengah.
Mengusung tema “ We Are Here For A Big Dream”, rapat kerja nasional (Rakernas) tahunan itu dihadiri oleh anggota IFC dari seluruh Chapter di Indonesia.
Acara ditujukan untuk meninjau program kerja IFC sepanjang 2018 sekaligus menentukan rencana tahun mendatang.
“ Program dan kegiatan IFC mendatang akan lebih ditekankan pada pengembangan bisnis dalam dan luar negeri yang mengacu pada dinamika perubahan gaya hidup dan teknologi terkini," papar Ali Charisma, National Chairman IFC lewat keterangan rilis yang diterima Dream, Rab 6 Februari 2019.
Fokus utama masih tertuju pada upaya memperkuat potensi fashion Indonesia di kancah Internasional, termasuk dalam hal pemasaran.
Rakernas sekaligus menjadi momen pelantikan dan fashion show dari 13 desainer baru IFC. Pagelaran ditujukan untuk memperkenalkan karakter desain dari para anggota baru.

Foto: Indonesia Fashion Chamber
IFC turut bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kota Semarang dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Derkanasda) Kota Semarang dengan menggelar Semarang Fashion Trend Show 2019/2020.
Mengusung tema “ Epiphany Singularity”, perhelatan busana mengacu pada Indonesia Trend Forecasting 2019/2020.

Foto: Indonesia Fashion Chamber
Desainer dari berbagai daerah menampilkan busana yang mengangkat konten lokal dengan sentuhan kontemporer. (ism)
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya

Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?