Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Es Krim (Pixabay)
Dream - Rasa lapar yang menyerang perutsaat malam hari membuat kita sulit tidur. Efeknya, kita malah mencari camilan di tengah malam. Padahal efeknya tidak baik untuk kesehatan.
Mengonsumsi makanan di jam tidur bisa meningkatkan hormon insulin, kadar kortisol, serta gangguan pencernaan. Kondisi inilah yang disadari betul oleh produsen makanan asal New york, Amerika Serikat, Nightfood.
Pada Februari 2019 mendatang, mereka akan meluncurkan Nightfood Ice Cream, es krim yang memang untuk orang-orang yang sulit tidur dan kerap mengemil. Es krim ini diklaim memiliki level kalori yang rendah.

Kandungan kalori dalam satu liter es krim Nightfood berkisar 280 hingga 400 kalori. Jumlah tersebut adalah pengurangan kalori yang signifikan dibandingkan dengan produk es krim lainnya. Es krim rupanya mengandung glisin, magnesium, enzim pencernaan, protein dan serat, serta sedikit gula.
Menurut Eddie Fatakhov, seorang ahli gizi, formula tersebut memang diketahui bisa memberikan efek sinergis pada tidur.
" Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bagaimana glisin membantu meningkatkan kualitas tidur, termasuk membantu proses tidur," jelasnya, seperti dikutip dari Healthline.
Fatakhov juga menambahkan bahwa kandungan magnesium membantu tubuh mempertahankan kadar asam gamma aminobutyric (GABA) dalam level yang normal. GABA merupakan neurotransmitter yang membantu meningkatkan kualitas tidur.
" Es krim ini dapat mencegah Anda mengalami refluks atau gangguan pencernaan sebelum tidur dibandingkan dengan makan es krim biasa," ujar Fatakhov.
Bagi kamu yang tidak suka dengan es krim, Fatakhov merekomendasikan beberapa asupan lainnya seperti, hummus, dan teh hijau tanpa kafein yang mengandung L-theanine, yang dapat meningkatkan kualitas tidur.
Laporan: Mega Rasmiyati
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya