5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Wortel jadi salah satu sayuran andalan dalam membuat menu makanan untuk bayi. Wortel pun bisa diolah menjadi finger food. Cukup dipotong kecil seukuran genggaman bayi lalu dikukus hingga empuk.
Bayi pun bisa dengan mudah mengonsumsinya. Kandungan vitamin A, antioksidan dan vitamin C pada wortel sangat dibutuhkan si kecil untuk kesehatan dan perkembangannya.
Tapi pastikan jangan terlalu sering.
Pasalnya si kecil bisa mengalami carotenemia. Yaitu kondisi di mana warna kulitnya jadi kekuningan atau oranye setelah mengonsumsi wortel dalam jumlah banyak. Kondisi ini biasanya terjadi pada bayi di bawah satu tahun.
Setelah mengonsumsi wortel dalam jumlah banyak dan terus menerus, jari-jari dan telapak kaki bayi akan tampak berubah warna. Jika perubahan tersebut terjadi setelah mengonsumsi wortel maka tak perlu khawatir.
Cukup hentikan sementara menu wortel dalam asupan hariannya dan ganti dengan menu lain. Biasanya dalam waktu 1 higga 3 hari kondisi kulitnya akan kembali normal. Namun jika tak kunjung mereda atau semakin parah, segera periksakan si kecil ke dokter.
Warna kekuningan atau oranye di tangan atau wajah bayi juga jadi pertanda ada masalah dengan kesehatannya. Seperti kerja liver yang tak optimal, adanya masalah pada proses pemecahan sel darah merah atau penyakit tertentu.
Sumber: Fit Pregnancy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?