10 Quotes Cinta BJ Habibie ke Ainun yang Bikin Hati Meleh

Reporter : Idho Rahaldi
Kamis, 12 September 2019 13:30
10 Quotes Cinta BJ Habibie ke Ainun yang Bikin Hati Meleh
Hal yang Sangat Keren Tersirat Dalam Ungkapan Kalimat B.J Habibie

Dream - BJ Habibie dikenal sebagai sosok yang setia dan sangat mencintai istrinya, Ainun. Presiden ke-3 Indonesia bernama lengkap Bacharuddin Jusuf Habibie itu memang punya kisah cinta yang menginspirasi banyak orang.

Terlepas dari sepak terjangnya di dunia teknologi dan politik, saat ibu Ainun Habibie meninggal dunia, Indonesia dibuat 'meleleh' dengan bukti betapa besar cinta dan kesetiaan seorang Habibie.

Sebuah cinta sederhana yang diawali dengan ejekan " Kamu hitam, gendut, seperti gula jawa," pada ibu Ainun muda, pada akhirnya menjadi sebuah kisah panjang yang membuat banyak orang iri dengan kisah cinta mereka.

Banyak kutipan-kutipan kalimat romantis dan ungkapan rasa sayang yang diucapkan oleh Habibie kepada Ainun telah menyadarkan kita arti dari sebuah cinta sejati.

Salah satunya adalah " Antara saya dan Ainun, adalah dua raga tetapi dalam satu jiwa."

Kalimat yang menyiratkan bahwa mereka telah bersatu sehidup semati walaupun mereka berdua merupakan individu yang berbeda.

Ya, cinta Habibie ke Ainun seolah menjadi cerminan kasih yang sempurna dan dapat dijadikan gambaran bagaimana cinta yang sebenarnya.

Habibie juga menulis buku tentang cintanya kepada Ainun. Tentang cinta, Habibie banyak mengeluarkan kata-kata mutiara (qoutes).

Berikut diantaranya:

1 dari 3 halaman

Hal yang Sangat Keren Tersirat Dalam Ungkapan Kalimat B.J Habibie

1. " Tak perlu yang seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia dan membuat berarti lebih dari siapapun"

2. " Cinta itu keihklasan, didalamnya tidak pernah mengenal paksaan ataupun rasa pelampiasan."

3. " Kalau kita saling percaya maka perjanjian dua hal saja cukup. Sebaliknya, kalau kita berdua tidak saling percaya perjanjian tertulis setebal buku pun tidak akan menolong"

4. " Seorang pria tidak akan pernah menjadi seorang pria yang besar tanpa adanya perempuan hebat di sisinya yang selalu memberi dukungan dan dan harapan dalam setiap langkap dan keputusan yang diambil"

5. " Seorang perempuan akan menjadi perempuan yang sempurna, baik ketika menjadi ibu untuk anak-anaknya, sebagai istri untuk suaminya dan sebagai perempuan dewasa yang menjalani kehidupan semua itu terjadi jika pria di dalam hidupnya selalu memberi petunjuk, perlindungan dan kepercayaan bagi perempuan tersebut."

2 dari 3 halaman

Salah Satu Kunci Kelanggengan Rumah Tangga B.J Habibie dan Ainun

6. " Tanpa cinta kecerdasan itu berbahaya, dan tanpa cinta kecerdasan itu tidak cukup."

7. " Cinta dapat terlihat melalui teleskop, sedangkan cemburu hanya terlihat melalui mikroskop."

8. " Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain, tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama."

9. " Kekurangan terhadap pasangan menjadi sesuatu yang membuat hubungan seharusnya lebih melengkapi."

10. " Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup."

3 dari 3 halaman

Mengharukan, Salam Perpisahan Sang Cucu BJ Habibie

Dream - Cucu BJ Habibie, Farrah Azizah Habibie, menuliskan salam perpisahan haru untuk eyangnya. Lewat unggahan inststory di akun Instagramnya, sang cucu menjanjikan satu hal untuk sang eyang. 

Mengunggah foto saat berpose bersama eyang BJ Habibie, Farrah menunjukan tulisan penuh cintanya untuk sang presiden ketiga Indonesia tersebut. 

“  I promise I’ll make you proud Eyang. I love you forever, you’re with Eyang Putri now. (Aku janji akan membuat Eyang bangga. Aku sayang Eyang selamanya, sekarang Eyang bersama Eyang Putri),” tulisnya dikutip Dream, Kamis 12 September 2019.

  BJ Habibie

Di unggahan Instagram Story terakhir, Farrah sempat mengucapkan terima kasih untuk doa dan kata-kata yang dihantarkan untuk Presiden pada era 1998-1999 itu.

“ Thank you everyone for your kind words and prayers. (Terima kasih semuanya atas semua ucapan dan doa),” tutupnya.

  BJ Habibie

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie