4 Syarat Kemendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru

Reporter : Wuri Anggarini
Kamis, 9 Juli 2020 08:00
4 Syarat Kemendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru
Apa saja persyaratan tersebut?

Masa pandemi yang terjadi beberapa bulan belakangan ini memang membuat situasi jadi serba nggak menentu. Nggak terkecuali dalam bidang pendidikan. Belajar dari rumah jadi hal yang baru menuntut proses adaptasi bagi banyak pihak, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua. Nggak hanya berhenti sampai di situ saja, banyak yang mulai bertanya-tanya bagaimana metode pembelajaran yang akan diberlakukan di masa normal baru.

Ternyata, Kemendikbud mengizinkan pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru 2020/2021 yang akan dimulai bulan Juli 2020 ini. Panduan tersebut disusun Kemendikbud bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian serta lembaga terkait lainnya yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama Empat Kementerian Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, dan Nomor 440-882 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi Covid-19. SKB ini disusun secara daring lewat webinar yang berlangsung pada Senin (15/06/2020) lalu.

Ada empat syarat yang harus dipenuhi satuan pendidikan jika ingin menyelenggarakan pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru. Keempat syarat ini diumumkan secara resmi oleh Kemendikbud lewat Siaran Pers Nomor 137/sipres/A6/VI/2020. Apa saja persyaratan tersebut?

1 dari 4 halaman

Berada di Area Zona Hijau

4 Syarat Kemendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru© Shutterstock

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyebutkan bahwa syarat utama dan pertama yang perlu dipenuhi dalam penerapan metode pembelajaran tatap muka di tahun ajaran baru adalah satuan pendidikan harus berada di area zona hijau. Hal ini sesuai dengan prinsip dikeluarkannya kebijakan pendidikan di masa pandemi Covid-19, bahwa dengan selalu memprioritaskan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.

Sementara itu, daerah yang berada di zona kuning, oranye, dan merah dilarang untuk melaksanakan kegiatan belajar tatap muka dan harus meneruskan pembelajaran dari rumah. Menurut data hingga tanggal 15 Juni 2020, ada 94% peserta didik yang berada di zona kuning, oranye, dan merah dalam 429 kabupaten atau kota sehingga mereka harus tetap belajar dari rumah. Sementara itu, hanya ada 6% peserta didik yang berada dalam zona hijau.

2 dari 4 halaman

Memperoleh Izin dari Kantor Wilayah atau Kantor Kementerian Agama

Nadiem juga mengungkapkan bahwa pengambilan keputusan diselenggarakannya pembelajaran tatap muka dilakukan dengan ketat dan memiliki syarat berlapis. Syarat kedua yang harus dipenuhi adalah adanya izin dari Kantor Wilayah atau Kementerian Agama untuk menggelar proses pembelajaran tatap muka. Dengan begitu, penilaian dan evaluasi bisa dilakukan dengan lebih komprehensif untuk menentukan apakah satuan pendidikan bisa menyelenggarakan pembelajaran tatap muka.

3 dari 4 halaman

Memenuhi Seluruh Daftar Periksa

4 Syarat Kemendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru© Shutterstock

Untuk bisa menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka, syarat selanjutnya yang harus dipenuhi satuan pendidikan adalah memiliki kelengkapan daftar periksa yang menjadi standar. Kepala satuan pendidikan wajib melakukan pengisian daftar periksa yang cukup panjang. Mulai dari menyediakan sarana sanitasi dan kebersihan seperti toilet bersih, sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta disinfektan.

Satuan pendidikan juga harus mampu mengakses fasilitas layanan kesehatan (puskesmas, klinik, rumah sakit) dengan baik. Ada juga kesiapan menerapkan area wajib masker kain atau masker tembus pandang bagi penyandang disabilitas tuna rungu.

Selain itu, penting juga memiliki alat pengukur suhu tembak, pemetaan warga satuan pendidikan yang nggak boleh melakukan kegiatan di satuan pendidikan, dan membuat kesepakatan bersama komite satuan pendidikan terkait kesiapan mengadakan proses kegiatan belajar tatap muka.

4 dari 4 halaman

Persetujuan dan Izin Orang Tua

4 Syarat Kemendikbud Izinkan Pembelajaran Tatap Muka di Tahun Ajaran Baru© Shutterstock

Syarat terakhir yang harus dilengkapi satuan pendidikan yang ingin menyelenggarakan kegiatan belajar tatap muka adalah adanya persetujuan dan izin dari orang tua. Sebagaimana yang diketahui, peran orang tua sangat penting dan mereka memang berhak untuk memberikan yang terbaik untuk anaknya.

“ Jika salah satu dari empat syarat tersebut tidak terpenuhi, peserta didik melanjutkan Belajar dari Rumah secara penuh,” tegas Mendikbud. (*)

Beri Komentar