Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Dream - Setelah berhasil merangkul 40 ribu pekurban pada tahun lalu, LAZISMU kini menargetkan 60 ribu pekurban bisa bergabung ke dalam lembaga ini.
" Tahun sebelumnya 40 ribu pekurban dengan sapi sekitar 2.000 ekor, sisanya kambing, ada 38 ribu. Tahun ini diperkirakan ada peningkatan, harapan kita bisa mencapai 60 ribu pekurban bisa bergabung," ujar Direktur Utama LAZISMU Khoirul Muttaqin di Jakarta, Jumat, 26 September 2014.
Khoirul mengatakan, lembaganya akan mendorong kantor-kantor cabang dan komunitas yang tergabung dalam LAZISMU untuk giat berpromosi guna mencapai target tersebut. Saat ini, LAZISMU memiliki jaringan berupa 115 kantor cabang, sekolah, termasuk jaringan Muhammadiyah di luar negeri.
Selain memiliki target pekurban, Khoirul juga menargetkan perluasan pendistribusian daging hewan kurban. Untuk itu, lembaga ini bekerja sama dengan komunitas-komunitas.
" Untuk ke pelosok, kita kerjasama dengan komunitas seperti 4WD, off road, komunitas motor, pecinta alam. Mereka membantu mendistribusikan ke daerah-daerah yang sulit terjangkau atau melalui sumbangan dana, jadi kita transfer ke sana, mereka yang membeli, memotong, dan mantransfer. Yang penting bisa menekan cost," ujarnya.
Sementara untuk kegiatan inovasi, LAZISMU akan meningkatkan pemberdayaan kantong-kantong peternak yang selama ini menjalin kerja sama dengan pihak lembaganya. Harapannya, keuntungan para peternak akan meningkat.
" Kita ada kantong-kantong di Jateng, Jogja, Jatim, Banten, Garut, ini mau kita berdayakan supaya mereka dapat benefit. Misalnya ada kambing yang tidak laku terjual, nanti bisa mereka kembangkan lagi," tandasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang