Ada Dentuman Misterius di Sukabumi, BMKG Angkat Bicara

Reporter : Mutia Nugraheni
Minggu, 31 Januari 2021 11:49
Ada Dentuman Misterius di Sukabumi, BMKG Angkat Bicara
Warga sangat khawatir dengan suara dentuman dan gemuruh yang tak diketahui sumbernya,

Dream - Suara dentuman disertai getaran dan gemuruh dirasakan oleh warga Sukabumi, Jawa Barat pada Sabtu, 30 Januari 2021 kemarin. Hal ini membuat warga khawatir dan penasaran, karean sebelumnya terasa dua kali getaran sebelum munculnya dentuman.

Terkait hal tersebut, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi penjelasan. Ternyata ada anomali gelombang seismik.

" Hasil monitoring BMKG terhadap beberapa sensor seismik di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menunjukkan adanya anomali gelombang seismik saat warga melaporkan suara gemuruh yang disertai bunyi dentuman," kata Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempabumi BMKG dikutip dari Liputan6.com

Dia menjelaskan, tampak sangat jelas adanya rekaman seismik yang terjadi pada pukul 19.00.36 WIB hingga 19.00.43 WIB. Lama durasi rekaman seismik berlangsung cukup singkat hanya selama 7 detik.

 

1 dari 4 halaman

" Anomali seismik ini tampak sebagai gelombang frekuensi rendah (low frekuensi). Sepintas bentuk gelombangnya (waveform) seismiknya mirip rekaman longsoran atau gerakan tanah. Fenomena alam gerakan tanah memang lazim menimbulkan suara gemuruh bahkan dentuman yang dapat didengar warga di sekitarnya," ujar dia.

Diduga Kuat Pergeseran Tanah
Menurut laporan warga, kata dia, getaran itu muncul setelah hujan deras mengguyur. Jadi dugaan kuat yang terjadi adalah adanya proses gerakan tanah yang cukup kuat hingga terekam di sensor gempa milik BMKG.

" Untuk verifikasi, tampaknya perlu dilakukan survei lapangan di wilayah di mana terdengar suara gemuruh untuk mencari apakah ada rekahan di permukaan akibat gerakan tanah tersebut. Jika tidak ditemukan maka besar kemungkinan proses gerakan tanah terjadi di bawah permukaan tanah," kata Daryono.

Laporan Muhammad Ali/ Sumber Liputan6.com

2 dari 4 halaman

Fenomena Langka, Gurun di Arab Saudi dan Aljazair Diselimuti Salju

Dream - Bayangan pertama yang muncul ketika kata gurun disebut adalah tanah gersang dan tandus, yang hanya berisi pasir. Kondisinya sangat kering dan terik, tanpa tanda-tanda adanya air atau kehidupan.

Namun, siapa sangka bahwa gurun juga terkadang pernah diselimuti salju yang indah. Seperti salju yang menutupi sebagian gurun pasir di Sahara berikut ini.

Pemandangan gurun pasir berselimut salju.© Esquire Middle East

Menurut Esquire Middle East, hujan salju yang langka telah melanda Gurun Sahara dan beberapa bagian Arab Saudi juga. Hamparan selimut salju berwarna putih membuat gurun terlihat sangat indah.

3 dari 4 halaman

Tahun Ini Suhu Turun Hingga Minus 2 Derajat Celcius

Hujan salju turun karena suhu di seluruh sebagian wilayah Arab Saudi dan Afrika mengalami penurunan hingga minus 2 derajat Celcius pada 20 Januari 2021.

Penampakan indah gurun pasir berselimut salju.© Arab News

Meski suhu di Gurun Sahara biasanya bisa naik hingga 50 derajat, namun di bulan Januari 2021 ini suhu berada dalam kondisi tidak biasa.

Warga pun mengabadikan momen langka ini.© ABC News

Tidak diragukan lagi, fenomena alam yang tidak biasa ini telah menarik perhatian banyak orang. Beberapa bahkan meninggalkan rumah mereka untuk menikmati salju dan mengambil foto untuk diunggah di media sosial.

4 dari 4 halaman

Pertama Kalinya dalam 100 Tahun

Meski mengguyur sebagian Arab Saudi, namun hujan salju paling deras terjadi di Aseer, yang terletak di sebelah selatan Mekah, di sepanjang pantai Laut Mati.

Meski berada di gurun, suhu bisa turun minus 2 derajat Celcius.© Twitter @YussufMwinyi

Bukan hanya pertama kalinya hujan salju langka turun setelah lebih dari 50 tahun, fenomena alam kali ini merupakan pertama kalinya dalam seratus tahun suhu turun serendah 2 minus derajat Celcius.

Hujan salju lebat juga tercatat di seluruh wilayah lainnya, termasuk di Aljazair, Lebanon, Iran, dan Suriah.

Sumber: World of Buzz

Beri Komentar