Wapres Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Wajib Kifayah

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 31 Januari 2021 06:00
Wapres Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Wajib Kifayah
Melawan pandemi merupakan kewajiban semua pihak.

Dream - Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, menegaskan vaksinasi Covid-19 hukumnya wajib kifayah. Hukum tersebut wajib ditunaikan sampai terjadinya herd immunity atau imunitas kelompok di dalam masyarakat.

" Vaksinasi itu juga untuk imunisasi, supaya imun," ujar Ma'ruf dalam Muhasabah dan Istighosah bersama Wapres dan MUI, disiarkan NU Channel.

Herd immunity, kata Ma'ruf, bisa terjadi jika 70 persen masyarakat suda mendapatkan vaksin. Jika angka tersebut sudah terpenuhi, maka hukum wajib tersebut dapat gugur.

" Artinya 182 juta baru hilang kewajiban, kalau mau disebut kifayah kalau sudah disebut 182 juta yang bisa menyebabkan herd immunity ini, jadi ini kewajiban, kalau terjadi apa-apa dosa kita," kata dia.

 

1 dari 1 halaman

Ma'ruf juga menyatakan dalam pandangan ulama, pelaksanaan protokol kesehatan maupun Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) adalah wajib. Selain melawan musuh dalam hal ini virus corona, melindungi diri dari bahaya yang terjadi merupakan kewajiban setiap manusia.

" Dengan demikian, pengobatan dan menjaga diri dari wabah dan tidak duduk di bawah tembok yang mau roboh itu wajib. Ini syariahya ada," ungkap Ma'ruf.

Lebih lanjut, dia berharap masyarakat tidak hanya disiplin menerapkan protokol kesehatan namun juga rajin berzikir dan berdoa memohon perlindungan kepada Allah SWT. Selain itu, para ulama diminta untuk terus bekerja sama dengan Pemerintah mengajak masyarakat mengatasi pandemi bersama.

" Ini adalah tanggung jawab para ulama dalam rangka memperbaiki keadaan bangsa daripada musibah-musibah yang terjadi," ucap dia.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar